JAMBIPRIMA.COM,MERANGIN - Warga Sungai Manau berinisial F meninggal ditempat saat melakukan kerja mencari emas tradisional, namun informasi heboh akibat diantam ekskavator dibantah keluarga.
Korban bernama F, saat itu bekerja di desa air liki kecamatan Tabir Barat yang jauh dari jangkauan sinyal seluler.
Seperti diungkap keluarga F, Insial CA keluarga korban mengatakan, tidak ada tanda kekerasan maupun luka pada F dalam kematian. ia yakin F memiliki riwayat penyakit, sedangkan korban kata CA telah dimakamkan di sungai manau pada senin kemarin.
Kejadian ini berawal dari pemberitaan disejumlah media yang memberitakan adanya korban penambang emas tradisional meninggal dihantam alat berat. atas dasar itulah keluarga korban buka suara untuk melakukan klarifikasi.
Pihak keluarga F meminta untuk lebih jeli memberikan informasi ke publik agar tidak menyesatkan masyarakat. ia ju?a mempertanyakan, apakah media yang memberikan tersbut ada turun ke lokasi untuk mengecek fakta kejadian tersebut.
Atas kejadian ini, pihak keluarga juga merasa dirugikan dan berencana somasi sejumlah media yang telah memberikan Hoaks tersebut.
Untuk diketahui, Insiden ini terjadi Pada hari Senin tanggal 9 Januari 2023 sekira pukul 22.30 Wib kejadian adanya orang meninggal dunia diduga tenggelam saat mendulang emas di tepi sungai Desa Air Liki Kecamatan Tabir Barat.
Identitas korban Seorang Laki laki Inisial F usia 57 tahun, pasca menerima laporan tim dari polsek tabir ulu menuju Wilayah Desa Air Liki Kecamatan Tabir Barat dengan waktu tempuh lebih kurang 3 Jam dari Mapolsek Tabir Ulu, menggunakan Sepeda motor Khusus Trail.
Setiba di TKP yang masuk area tidak terjangkau sistem komunikasi selluler itu, didapati informasi dari warga sekitar diduga korban meninggal dikarenakan sakit saat mendulang. Korban langsung di evakuasi dan di bawa ke rumah duka untuk disemayamkan.(lan)
Diskominfo Kota Jambi Terbaik II dalam Penataan Arsip Pemkot Jambi
Tidak Dapat Alokasi DAK, Cipta Karya Dapat Alokasi Rp200 Miliar dari APBD 2023
15 ASN Kota Jambi Kena Sanksi Disiplin, 5 Orang Lagi Kena Pecat Tidak Hormat
Beberapa Anggota Dewan Dapil Senyerang - Pengabuan Bungkam Saat Ditanya Soal Proyek