Bakal Bangun 3 Kolam Retensi

Selasa, 14 Februari 2023 - 11:15:36 WIB - Dibaca: 1781 kali

Kabid SDA DPUPR Kota Jambi, Yunius.
Kabid SDA DPUPR Kota Jambi, Yunius. (Foto: jambiprima.com/Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM,JAMBI - Pemerintah Kota Jambi memastikan bakal membangun 3 (tiga) kolam retensi pada 2023 ini. Kolam rentensi tersebut akan dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai Sumetera (BWSS VI) melalui dana bantuan Jepang.

Kepala Bidang Sumberdaya Air Dinas PUPR Kota Jambi, Yunius mengatakan, kolam retensi merupakan salah satu upaya penanggulangan banjir di Kota Jambi. 

"Saya sudah turun dengan pihak BWSS VI untuk melihat titik rencana pembangunan kolam retensi di Kota Jambi," kata Yunius, Senin (13/2).

Dari informasi pihak BWSS sebut Yunius, pekerjaan kolam retensi itu menggunakan dana bantuan Jepang yang nilainya sekitar Rp 185 Miliar.

Ada beberapa project utama yang dikerjakan oleh pihak BWSS. Fokusnya kata Yunius, di Sungai Asam, Sungai Kenali Kecil dan Sungai Kenali Besar.

"Sudah ditinjau titik lokasi yang kami usulkan. Dua lokasinya dilahan milik provinsi, yakni di panti jompo paal 5 dan panti bina remaja di depan lapas," imbuhnya.

Dijelaskannya, pada lahan milik provinsi itu memang sudah lama diajukan untuk pembuatan kolam retensi.

"Baru direspon, dan pihak provinsi juga sudah menyatakan bersedia," ujarnya.

Satu titik lainnya kata Yunius, yakni di kawasan Widuri, belakang asarama PM. Lahan disana sudah dibeli oleh Pemerintah Kota Jambi seluas 85 tumbuk.

"Nanti semuanya akan dikerjakan BWSS melalui dana bantuan jepang," katanya.

Tahun ini mungkin pembangunan kolam retensi itu segera terealisasi. Pihak BWSS akan merampungkan desainnya pada April 2023 ini, kemudian pelaksanaan pekerjaan pada September 2023 dan berlanjut tahun depannya.

"Itu BWSS langsung, dan lahan provinsi juga sudah menyatakan bersedia," ungkapnya.

Sebelumnya kata Yunius, sudah ada dibangun satu titik kolam retensi di Balai Benih Holtikurtura Kota Jambi.

"Itu sudah selesai tahun lalu, juga dikerjakan BWSS. Jadi totalnya nanti ada 4 kolam retensi," pungkasnya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA