Tim Banggar Diminta Evaluasi Kembali Anggaran Proyek Rehab Rumdis Wabup

Sabtu, 18 Maret 2023 - 10:38:06 WIB - Dibaca: 1379 kali

Tim Banggar Diminta Evaluasi Kembali Anggaran Proyek Rehab Rumdis Wabup
Tim Banggar Diminta Evaluasi Kembali Anggaran Proyek Rehab Rumdis Wabup (Jambiprima.com)

JAMBIPRIMA.COM,TANJABBAR - Tim Banggar DPRD Tanjabbarat diminta Adi Aspandi selaku tokoh masyarakat Tanjabbarat kembali mengevaluasi anggaran rehab Rumdis, Kamis (16/03/2023).

"Adi Aspandi ,kita selaku  dari masyarakat Tanjabbarat meminta kepada Badan anggaran (Banggar)  DPRD Tanjabbarat  untuk mengecek atau evaluasi kembali anggaran  proyek pembangunan rehab rumah dinas Wabup . karena anggaran pembangunan rehab tersebut  kita nilai terlalu besar," ujarnya.

Adi Aspandi mengaku diduga kuat anggaran ada kejanggalan  . Dia menilai anggaran pengerjaan rehab dengan Rp 5 miliar tersebut terlalu besar .

Dia juga menyebutkan akan melayangkan surat secara resmi ke DPRD tanjabbarat khususnya meminta Komisi terkait di DPRD  untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Organisasi perangkat daerah terkait,salah satunya,PUPR, Bappeda dan bagian Umum Setda Tanjabbarat.

"Saya dalam waktu dekat ini masukan surat secara resmi minta Komisi terkait untuk membuat agenda atau rapat kerja terkait anggaran rumdis Wabup ini," sebutnya.

Sehingga dugaan apa yang menjadi sorotan publik selama ini dapat diketahui apa yang menjadi penyebab besarnya anggaran proyek rehab rumah dinas Wabup itu. Seperti perencanaan hingga sampai pekerjaannya nantinya.

"Masyarakat berhak tahu karena pembangunan proyek yang digunakan berasal dari uang rakyat, apakah perencanaan sudah pas , proses tender nya sudah sesuai, pengawasan nanti seperti apa dan apa saja item pekerjaan.karena ini proyek tentunya kita sudah tahu sama tahu, ibarat orang berdagang tentunya mencari keuntungan besar," tutupnya.

Terpisah ketua komisi lll DPRD Tanjabbarat Hamdani SE.di konfirmasi  kapan renca pemanggilan dinas terkait terkait hal ini. Politisi Partai PDI-Perjuangan ini mengatakan,masih  diskusikan dulu dalam rapat internal komisi lII,"ucapnya. (Tim)





BERITA BERIKUTNYA