7.000 KK Warga Masuk Kategori Miskin Ekstrim, Fasha: Harus Selesai Tahun Ini

Senin, 20 Maret 2023 - 10:41:20 WIB - Dibaca: 1467 kali

Wali Kota Jambi Syarif Fasha
Wali Kota Jambi Syarif Fasha (Foto: jambiprima.com/Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM,JAMBI- Angka Kemiskinan Kota Jambi mengalami penurunan di tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya (2021), dimana angka kemiskinan pada tahun 2022 adalah sebesar 8.33 dan angka kemiskinan tahun 2021 sebesar 9,02. Angka kemiskinan Kota Jambi lebih kecil dibandingkan angka kemiskinan nasional yaitu 9,57.

"Angka kemiskinan Kota Jambi pernah melonjak di tahun 2021 karena Covid-19. Tidak hanya menghantam dari sisi kesehatan, tapi juga memiskinkan kita semua," kata Wali Kota Jambi, Syarif Fasha.

Fasha mengatakan, pemerintah akan berusaha menurunkan angka kemiskinan tahun 2023 ini menjadi 8,3 persen. 

"Tahun 2024 kita targetkan angkanya turun menjadi 8,28 persen," ujarnya.

Dikatakannya, mulai tahun ini Pemkot Jambi juga sudah mulai fokus menghilangkan angka kemiskinan ekstrim. "Datanya ada sekutar 7.000 KK yang masuk kategori miskin ekstrim," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan BPS Kota Jambi terkait dengan angka dan indikator kemiskinan ekstrim tersebut. "Indikatornya cuma satu yang dipatok BPS Pusat, yaitu penghasilan dibawah Rp11 ribu rupiah per jiwa per hari," jelasnya.

Fasha meminta kepada jajarannya, agar kemiskinan ekstrim ini bisa diatasi tahun ini juga.

"Saya harap ini bisa dihapuskan mulai tahun ini. Jumlahnya 7.000 KK," katanya.

Untuk diketahui, Berdasarkan data, 9,02 persen masyarakat Kota Jambi berada dalam garis kemiskinan, atau sekitar 54.000 penduduk. Dari jumlah itu, 1,09 persen atau 6.500-7.000 penduduk dikategorikan miskin ekstrim.***





BERITA BERIKUTNYA