JAMBIPRIMA.COM,TANJABBAR - Terkait polemik rencana renovasi Pujasera Kualatungkal yang menuai protes pedagang, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), H. Abdullah, SE, angkat bicara.
Diwawancara usai memimpin Rapat Paripurna DPRD Tanjabbar, Ketua DPRD menyampaikan adanya laporan masyarakat pedagang terkait pembangunan pujasera Kualatungkal,
"Ada beberapa pedagang yang datang kepada kita mengenai pembangunan pasar pujasera, ini sudah disahkan, ternyata konsep pembangunan tersebut perencanaannya kalau menurut pedagang di pujasera tidak sesuai dengan kebutuhan yang mereka harapkan," ungkap Ketua DPRD.
Ketua DPRD juga memberi contoh kejadian serupah di pasar buah terminal beberapa tahun yang lalu.
"Ini kan mengulang kembali kejadian di Pasar Buah Terminal dalam Kota, yang mana para pedagang tidak mau menempati yang telah disiapkan pemerintah," terang Abdullah.
"Kita berharap dengan dinas terkait dapat mengundang masyarakat dan di fasilitasi oleh DPRD agar para pedagang pujasera dan dinas terkait bisa berkomumikasi agar kejadian-kejadian masa lalu tidak terulang lagi, itu merupakan upaya kami dalam kebijakan," pungkasnya. (mr)
Bupati Tanjabbar Hadiri Penutupan Pengajian Kilatan Ramadan di Ponpes Al-Baqiyatush Shalihat
ASN Kota Jambi Dilarang Terima Gratifikasi Bentuk Uang, Bingkisan, dan Parsel
Mahasiswa Sebut Ketua DPRD Jambi Silakan Mundur Jika Tidak Mampu Urus UU Cipta Kerja
Abshor Minta Seleksi Dewas Tirta Mayang Dilakukan Transparan
Kisruh di Inspektorat, Fasha Akan Bentuk Tim Khusus, Abshor: Sekda harus jadi Penengah
Fasha Serahkan THR bagi PHL, Honorer, Hingga Masyarakat Kategori Miskin
14 Orang Dinyatakan Memenuhi Syarat Seleksi Dewas, Abshor: Jangan ada Unsur Kedekatan dan Politik