JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Setelah diterapkan kebijakan larangan membawa kendaraan ke sekolah oleh Pemerintah Kota Jambi, kini pelajar usia dibawah 17 tahun yang membawa kendaraan sekolah udah berkurang.
Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan, sekolah yang awalnya banyak siswa membawa kendaraan bermotor, saat ini jauh berkurang.
“Tetapi masih tetap ada sebagian kecil. Siswa yang masih membawa kendaraan ini, orang tuanya kita panggil dan kita ingatkan. Alhamdulillah semua koperatif. Insya Allah satu bulan kedepan sudah kita minimalisir," kata Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, Senin (8/5).
Dijelaskan Fasha, kebijakan larangan membawa kendaraan ini bertujuan untuk memutus mata rantai geng motor yang ada dan meresahkan di Kota Jambi. Diketahui banyak anak usia pelajar SMP yang tergabung dalam aksi tersebut.
"Untuk pelajar SMA sederajat kita tidak bisa menjangkau, karena kewenangan provinsi. Kita sudah berkoordinasi dengan dinas pendidikan Provinsi Jambi," sebut Fasha.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi mengatakan, dari hasil evaluasi pihaknya, ada beberpa anak yang masih kedapatan membawa kendaraan bermotor ke sekolah.
“Telah dilakukan pendekatan secara terus menerus. Mereka tidak menaruh kendaraan di sekolah, tapi disekitar sekolah,” katanya.
Beberapa pelajar yang membawa kendaraan tersebut kata Mulyadi, sudah terdata. Pihaknya sebut Mulyadi, terus berkordinasi dengan RT setempat sehingga memperoleh data yang akurat.
“Sampai saat ini program pelarangan membawa ke daratan bermotor ini masih di lakukan pendekatan persuasif. Kedepanya akan kita buatkan sanksi," pungkasnya.
Ingatkan Camat Soal Fasum dan Infrastruktur, Fasha: Jangan Pulang Kerja Langsung Tidur
Wabup Tanjabbar Ikuti Sosialisasi SPI Tahun 2023 Secara Virtual
Walikota Ahmadi, Lepas peserta Sungai Penuh- Kerinci Trail Community-Diza Glow Enduro & Adventure
Renovasi Interior Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi Telan Dana Rp4 Miliar
Pemkab Tanjabbar Lakukan Penandatanganan Addendum Dengan BRI Cabang Kualatungkal