JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Jasa pelayanan sedot tinja yang dikelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Jambi berpotensi menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala UPTD Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Jambi, M Ayub mengatakan, pada tahun 2023 ini pihaknya mentargetkan PAD sebesar Rp425 juta.
"Sampai dengan 30 Juni atau disemester pertama realisasi masih di 47 persen atau sekitar Rp160 juta. Kita optimis seperti tahun sebelumnya bisa terealisasi 100,12 persen," katanya.
Sementara untuk tarif penyedotan septic tank, dibedakan antara rumah tangga dan industri.
"Kalau per tanki tinja itu full biayanya Rp300 ribu, karena pemakaiannya besar," katanya.
Ayub melanjutkan, biasanya dalam sebulan ada permintaan untuk penyedotan septic tank antara 90 sampai 100 rit, baik rumah tangga maupun industri.
"Limbah tersebut nantinya di buang ke pengolahan limbah di Eka Jaya, kemudian diolah sebelum dibuang lagi ke alam," tambahnya.
Saat ini, pihaknya memiliki armada sebanyak 6 unit. Untuk sementara ini, sudah mencukupi untuk kebutuhan di Kota Jambi.**
Bupati Tanjab Barat Tinjau Pekerjaan Normalisasi Anak Parit Sungai di Parit Lapis
Bupati Tanjab Barat Lakukan Kunjungan ke Desa Karya Maju Dalam Rangka Khitanan Masal
Sekda Tanjab Barat Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Tahun 2023
Tangani 299 PMKS, Orang Terlantar Paling Banyak Ditemukan di Kota Jambi
Mulai 28 November Tenaga Honorer Dihapuskan, Pemkot Ajukan formasi 3.000 PPPK
Bupati Hadiri Pameran Satu Hari Bersama Jambi di Anjungan Mall Sarinah
Meriahka HUT Bhayangkara ke 77 Berbagai Perlombaan di Polsek Tabir, Pertandingan Voli Sempat Memama