Pengeroyokan di Depan Kantor Gubernur Jambi, Korban Mengalami Cedera Serius

Selasa, 02 April 2024 - 14:24:09 WIB - Dibaca: 2926 kali

Pengeroyokan di Depan Kantor Gubernur Jambi, Korban Mengalami Cedera Serius
Pengeroyokan di Depan Kantor Gubernur Jambi, Korban Mengalami Cedera Serius (CR04)

JAMBI - Aji (25) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang yang tergabung dalam sebuah club mobil di depan Kantor Gubernur Jambi pada Minggu malam (31/3). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan saat ini tidak sadarkan diri di ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi.

Laila, ibu korban, dalam wawancara dengan awak media di Polsek Telanaipura mengungkapkan bahwa anaknya dikeroyok oleh beberapa orang yang tergabung dalam club mobil tersebut. Dia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab pengeroyokan tersebut, namun sebelum kejadian pasti terjadi perselisihan antara anaknya dan para pelaku.

"Pelaku utamanya kami kenal, dia bahkan adalah tetangga kami di Batanghari Muaro Bulian, namun dia datang bersama temannya ke sini. Perselisihan ini terjadi di antara anak-anak muda, tetapi saya tidak mengerti apa yang menjadi penyebab perselisihan mereka," ujar Laila.

Laila menduga bahwa pelaku utama telah merencanakan pengeroyokan tersebut sebelumnya, mengingat kelompok club mobil itu datang dengan jumlah yang diperkirakan mencapai 20 orang. Dia menerima informasi tentang anaknya menjadi korban pengeroyokan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, saat korban sudah berada di IGD RSUD.

"Saksi yang membawa korban ke IGD mengatakan bahwa korban dan dua temannya dipegangin oleh para pelaku. Bahkan salah satu teman anak saya, yang merupakan anggota polisi, juga dipegang secara beramai-ramai. Anak saya dikeroyok," tambahnya.

Berdasarkan pantauan di Polsek Telanaipura pada Senin, terlihat sekelompok pemuda yang tergabung dalam club mobil tersebut berada di dalam Polsek. Namun, hingga saat ini, pelaku utama masih belum berhasil ditemukan.

Kapolsek Telanaipura, AKP Harefa, membenarkan peristiwa pengeroyokan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sedang bekerja untuk menangkap para pelaku.

"Ya, kejadian tersebut memang benar dan saat ini kami tengah menangani kasusnya," ujarnya singkat.





BERITA BERIKUTNYA