JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di 10 kelurahan yang tersebar di lima kecamatan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi mencatat bahwa hingga Selasa (11/3/2025), sebanyak 18 RT, 31 kepala keluarga (KK), dan 105 jiwa terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Batanghari.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengungkapkan bahwa dalam laporan terbaru, banjir tidak hanya merendam rumah warga tetapi juga mengakibatkan enam KK terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Dari total korban yang terdampak, ada 15 lansia, satu ibu hamil, dan 15 balita. Untuk sementara, enam KK sudah mengungsi," ujar Mustari, Rabu (12/3/2025).
Lima Kecamatan yang Terendam Banjir
Adapun lima kecamatan yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Danau Teluk – 4 kelurahan, Kecamatan Pelayangan – 2 kelurahan, Kecamatan Jambi Timur – 2 kelurahan, Kecamatan Telanaipura – 1 kelurahan dan Kecamatan Danau Sipin – 1 kelurahan.
Selain merendam permukiman warga, banjir juga menghambat aktivitas masyarakat, terutama di kawasan yang terdampak parah.
Pantauan Damkartan menunjukkan bahwa ketinggian air Sungai Batanghari sudah mencapai 14,77 meter, naik 10 cm dari pemeriksaan sebelumnya. Dengan kondisi ini, status bencana banjir saat ini SIAGA II, yang berarti potensi banjir besar masih bisa terjadi jika curah hujan terus meningkat.
Sebelumnya, luapan air Sungai Batanghari juga menyebabkan satu rumah warga di Kelurahan Penyengat Rendah ambruk. Rumah non permanen tersebut roboh akibat terjangan banjir yang memperlemah fondasi bangunan.
Wali Kota Jambi, Maulana, langsung turun ke lokasi untuk menyerahkan bantuan kepada korban. Maulana memastikan bahwa Pemkot Jambi akan memberikan bantuan material bagi keluarga yang terdampak.
"Kami akan membantu warga yang rumahnya roboh dengan memberikan material bangunan agar bisa dibangun kembali secara gotong royong," kata Maulana.
Sebagai langkah mitigasi, Pemkot Jambi bersama instansi terkait telah menyiapkan bantuan bagi warga terdampak, termasuk logistik, obat-obatan, dan kebutuhan mendesak lainnya. Selain itu, posko siaga bencana telah didirikan di beberapa titik untuk memantau perkembangan kondisi banjir.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir. Pemkot Jambi juga mengingatkan warga untuk selalu memperbarui informasi cuaca dan mengikuti arahan petugas guna mencegah risiko lebih besar akibat bencana ini. (Cr04)
SAH Dorong Jambi Percepat Hilirisasi Sawit, Petani Jangan Hanya Jadi Pemasok
Pusakademia-Polda Jambi Bahas Penguatan Hak Sipil-Politik dan Supremasi Sipil
Peduli Kabut Asap, SMSI Kerinci-Sungai Penuh Bagikan 10 Ribu Masker Gratis
Kota Jambi Diselimuti Kabut Asap, Kelas 1-3 SD Daring, Kelas 4-9 Tetap Tatap Muka
Maulana Ajak Kajari ke BPA, Bahas Status Aset JCC yang Disita
Wakil Rektor UIN STS Jambi Pantau Pengisian Kuesioner Website PPID
Pemkot Jambi Hadirkan Bus Listrik! Transportasi Umum Ramah Lingkungan Segera Beroperasi