JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Informasi yang dirangkum media ini, dugaan terjadinya pengeroyokan yang berujung tewasnya salah seorang warga SAD yang itu terjadi di Jembatan Sungai Kemang, Desa Betung Bedarah Barat, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, pada Selasa siang 29 April 2025 sekitar pukul 12.00 Wib diduga dilakukan oleh sejumlah oknum security perusahaan perkebunan PT Satya Kisma Usaha (SKU) Tebora.
Simpang siurnya informasi terkait tempat kejadian dan pelaku pengeroyokan yang menyebabkan warga SAD meninggal dunia ini cukup beralasan, karena di hari yang sama pihak Pemerintah Desa Betung Bedarah Timur dan Unsur Forkopimcam Tebo Ilir memfasilitasi pertemuan antara pihak koperasi, PT Persada Harapan Kahuripan (PHK) atau PT Makin dan warga SAD yang berlokasi di Afdelling 2 RT 19 Dusun 3 Desa Betung Bedarah Timur.
Mediasi terkait pencurian brondolan sawit milik PT Makin oleh warga SAD tersebut menurut Pj Kades Betung Bedarah Timur, Ning Ilham berjalan aman dan kondusif.
" Saat itu, kami Pemerintah Desa hanya menjelaskan kepada warga SAD bahwa lahan tersebut adalah lahan masyarakat yang bermitra dengan PT Makin. Tidak ada tindakan intimidasi atau kekerasan fisik kepada warga SAD, semua berjalan hingga aman dan kondusif," terang Kades. (ARD)
194 CJH Tebo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, 49 Orang Mengundurkan Diri
Warga Kemantan Tebo Ilir Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal 200 Meter dari Lokasi
Lahan Gambut 10 Hektare Terbakar di Muaro Jambi, 60 Personel Dikerahkan
Jati Coffee Resmi Dibuka di Kota Jambi, Angkat Potensi Kopi Lokal
Wanita di Jambi Ditangkap Usai Tusuk 2 Orang Pakai Pisau dalam Pena
Diduga Mengantuk, Carry Pickup Nyungsep ke Semak Belukar di Jalan Lintas Tebo-Bungo
Akibat Salah Paham dan Emosi Karena Rekannya Tewas, SAD Nyaris Lukai Aparat