HKTI Tebo Tak Bisa Lakukan Verifikasi Data Petani, Ini sebabnya

Sabtu, 31 Mei 2025 - 19:07:00 WIB - Dibaca: 1465 kali

Pardamean Ritonga, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi saat si Pos penjagaan PT WKS
Pardamean Ritonga, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi saat si Pos penjagaan PT WKS (ARD)

JAMBIPRIMA.COM,TEBO- Security tak izinkan masuk ke area pt wira karya sakti (PT WKS) terhadap rombongan dewan pimpinan cabang (DPC) himpunan kerukunan tani indonesia (HKTI) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi saat akan melakukan verifikasi data para petani yang di pimpin oleh Camat Tengah Ilir, Sabtu 31 Mei 2025.

Hal tersebut terjadi pada saat di pos penjagaan pihaknya sempat berdebat dengan dua orang security PT WKS, karena tidak di izinkan melewati pos portal penjagaan kecuali ada izin dari distrik 8," ujar Ketua DPC HKTI Kab Tebo Pardamean Ritonga melalui sambungan telepon. 

" Kami tidak mungkin minta izin ke distrik 8 karena jaraknya terlalu jauh sementara tujuan kita ke dalam untuk melakukan verifikasi data petani sesuai dengan amanah yang di berikan oleh Komisi II DPRD Tebo sewaktu RDP dengan petani dan PT WKS," imbuh Parda. 

Parda bilang kalau begini caranya DPC HKTI Tebo seolah-olah sudah di persulit padahal ini amanah dari hasil RDP Komisi II DPRD Tebo,"tutupnya.

Sementara sebelumnya, Senin 26 Mei 2025 lalu, sesuai dalam berita acara bahwa kesimpulan RDP Komisi II DPRD Kabupaten Tebo, antara petani dan PT WKS di antaranya adalah:

1. Anggota Komisi II DPRD Kab Tebo meminta kegiatan penertiban lahan yang bermasalah untuk diberhentikan sementara, sambil para pihak melakukan verifikasi data anggota koperasi maju jaya tunggal ika (MJTI) dan verifikasi data lahan yang di mitrakan dengan PT WKS. 

2. Agar dibentuk tim verifikasi data, yang dipimpin oleh Camat Tengah Ilir, Kades, Kadus Wonorejo, HKTI, Ketua RT06, 13 dan 14 desa Muara Kilis. 

Dengan tidak diizinkannya rombongan DPC HKTI Tebo masuk ke area perusahaan, salah satu pihak PT WKS, Yulianto, melalui pesan singkat whatsapp bahwa yang punya hak jawab terhadap media ialah Humas dari Jambi, kami hanya tim operasional di lapangan," tulisnya, Sabtu 31 Mei 2025. 

Meski begitu, hingga berita ini ditulis, nomor kontak humas PT WKS yang diminta melalui tim operasional lapangan, tak di jawab Yulianto. (ARD)





BERITA BERIKUTNYA