JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Pemerintah Kota Jambi serius membenahi kualitas pendidikan dari sisi infrastruktur. Tahun ini, sebanyak Rp30 miliar digelontorkan khusus untuk merehabilitasi puluhan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang dinilai tak lagi layak pakai.
Alokasi anggaran tersebut merupakan bagian dari total Rp87 miliar dana pembangunan fasilitas publik yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi. Kepala Dinas PUPR, Momon Sukmana Fitra, menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama dalam program rehabilitasi tahun ini.
“Rehab sekolah Rp30 miliar, baik untuk SD maupun SMP,” ujarnya, Minggu (22/6/2025).
Langkah ini diambil setelah berbagai temuan di lapangan menunjukkan banyak sekolah mengalami kerusakan parah. Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, sebelumnya melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah sekolah dan menemukan kondisi memprihatinkan—mulai dari atap bocor, plafon ambruk, hingga sanitasi yang buruk.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan siswa dalam belajar. Pemerintah berharap dengan perbaikan infrastruktur ini, mutu pembelajaran dapat meningkat, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman.
Rehabilitasi akan mencakup perbaikan struktur bangunan, fasilitas sanitasi, hingga pengecatan ulang dan pembaruan fasilitas belajar. Kegiatan ini dijadwalkan mulai berjalan secara bertahap pada pertengahan tahun ini.
"Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami bersama DPRD berkomitmen penuh untuk memperbaiki sarana pendidikan secara berkelanjutan," tutup Momon. (ahmad)
Reses di Kerinci, Cek Endra Dorong Hilirisasi Kopi dan Kayu Manis, Perkuat Ekonomi Petani
Kapolda Jambi Widodo Tegaskan Penegakan Hukum dan Keadilan untuk Masyarakat
Menteri HAM Natalius Pigai: KTP Jadi Pintu Akses Hak Dasar Warga Suku Anak Dalam
Kuota Lansia Haji Jambi 2027 Hanya 164 Orang, Usia Termuda 83 Tahun
Ratusan Sekolah di Jambi Butuh Guru, Pemprov Usulkan 1.800 Formasi CPNS
Kenduri Sudah Tuai Debai, Wawako Azhar Ajak Masyarakat jaga Tradisi dan Budaya