JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Bupati Merangin, H. M. Syukur, S.H., M.H., atau yang akrab disapa Bang Syukur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) pada Selasa (14/10) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kedatangannya yang tak terduga membuat para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinkes terkejut, termasuk Sekretaris Dinkes, Dede Sulaiman, yang langsung menyambut sang bupati begitu mengetahui kedatangannya.
Dalam sidak tersebut, Bang Syukur menyusuri setiap ruangan dan halaman kantor untuk melihat langsung kondisi kebersihan lingkungan. Ia mengaku kecewa karena lingkungan Dinkes tampak kurang terawat.
“Saya sudah keliling. Kebersihan masih di bawah 50 persen. Ini jadi PR bersama. Tolong ditingkatkan lagi. Ini Dinas Kesehatan, masa lingkungannya kotor. Tamannya juga kurang terjaga,” tegas Bang Syukur.
Meski menyoroti kebersihan, Bang Syukur mengapresiasi tingkat kehadiran ASN yang dinilainya cukup baik. Ia pun memberikan instruksi kreatif untuk mempercantik lingkungan kantor.
“Setiap ASN nanti bawa satu pot bunga. Kita jadikan taman Dinkes lebih asri dan sehat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bang Syukur juga berdialog ringan dengan para pegawai soal kondisi anggaran, serta sempat bercanda dengan anak balita salah satu ASN yang dibawakan ke kantor.
Sementara itu, Sekretaris Dinkes Merangin, Dede Sulaiman, mengaku kaget dengan kedatangan mendadak sang bupati.
“Saya lihat mobil BH 1 masuk ke halaman, saya kaget. Rupanya Pak Bupati mau sidak,” kata Dede sambil tersenyum.
Ia menyatakan siap melaksanakan arahan Bupati agar lingkungan Dinkes lebih bersih dan nyaman.
“Insya Allah, instruksi Pak Bupati akan kami jalankan semaksimal mungkin,” tutupnya.
Sidak diakhiri dengan foto bersama Bang Syukur dan para ASN Dinkes Merangin. (Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Jambi #BupatiMerangin #Merangin #DinasKesehatan
Kapolda Jambi Widodo Tegaskan Penegakan Hukum dan Keadilan untuk Masyarakat
Menteri HAM Natalius Pigai: KTP Jadi Pintu Akses Hak Dasar Warga Suku Anak Dalam
Kuota Lansia Haji Jambi 2027 Hanya 164 Orang, Usia Termuda 83 Tahun
Ratusan Sekolah di Jambi Butuh Guru, Pemprov Usulkan 1.800 Formasi CPNS
Bukan Cuma Bisnis, UNJA Bawa Budaya Melayu Jambi dan Komedi ke Podium KMI Expo 2026
Tercatat 397 Kasus DBD di Kota Jambi, 7 Orang Meninggal Dunia