JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN — Pihak RBN akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan sebelumnya yang menyebut adanya dugaan hubungan asmara antara seorang pemuda asal Singkut dengan seorang perempuan warga Merangin hingga berujung kehamilan dan persoalan tanggung jawab.
RBN yang disebut sebagai kakak dari pemuda tersebut menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak benar. Ia menyebut, hubungan yang dikaitkan dengan adiknya itu hanya sebatas relasi dengan seorang Lady Companion (LC) dan tidak ada kaitannya dengan urusan usaha maupun keluarga.
“Sebenarnya ini urusan usaha, dan itu pun urusan adik saya. Cewek itu LC. Berita yang beredar tidak benar, tolong dikonfirmasi dulu sebelum diterbitkan,” tegas RBN.
RBN juga menyebut dirinya telah menyampaikan klarifikasi ke pihak media yang memberitakan sebelumnya agar pemberitaan ditinjau ulang. Menurutnya, beberapa foto yang ditampilkan terkait pasar malam juga tidak akurat dan tidak layak dijadikan dasar pemberitaan.
“Saya sudah hubungi media yang memberitakan. Tolong dipelajari, berita itu tidak benar. Foto-foto yang ditampilkan pun tidak valid. Kami minta berita itu diralat,” lanjutnya.
Sebelumnya, sempat diberitakan bahwa seorang perempuan berinisial Bunga, warga Merangin, mengaku menjalin hubungan dengan Putra — seorang pemuda yang bekerja di pasar malam. Dari hubungan tersebut, Bunga mengaku hamil dan sempat dijanjikan akan dinikahi. Namun belakangan merasa kecewa karena Putra disebut tidak mau bertanggung jawab dan justru dikabarkan dekat dengan perempuan lain.
Bunga bahkan dikabarkan mengalami tekanan psikologis hingga frustrasi akibat persoalan tersebut. Hubungan keduanya disebut terjalin sejak adanya kegiatan pasar malam di wilayah Merangin, berawal dari komunikasi melalui WhatsApp hingga pertemuan langsung.
Dengan munculnya klarifikasi dari pihak RBN, polemik ini pun masih menyisakan tanda tanya. Publik kini menantikan tindak lanjut serta kepastian dari kedua belah pihak agar persoalan tidak semakin melebar. (Lil)
Nela Ervina Kembali Diperiksa Kejari Jambi, Kasus Korupsi Pajak Rugikan Negara Rp1,37 Miliar
BMKG Prediksi Musim Hujan Jambi Mulai Akhir Oktober, Puncaknya Desember 2026
Polda Jambi Tangani 90 Kasus Karhutla, 18 Orang Jadi Tersangka
Kabut Asap Jambi Tekan Pariwisata, Pedagang di Kawasan Wisata Mulai Tutup Gerai
Karhutla Jambi Tembus 4.335 Hektare, Batanghari Paling Parah
Banggar DPRD Tebo Rampungkan Evaluasi APBD 2026, Pinjaman Rp140 Miliar Tetap Jalan