JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berlokasi di samping Mapolres Merangin kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, proyek yang sebelumnya dijanjikan rampung tepat waktu kini justru masih berlanjut hingga Januari 2026, berbanding terbalik dengan pernyataan Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Merangin, Nugroho alias Oo.
Beberapa bulan lalu, saat mendampingi Bupati Merangin, Syukur, dalam kegiatan peninjauan proyek pada tahun 2025, Nugroho dengan tegas menyampaikan komitmennya bahwa pekerjaan RTH akan diselesaikan sebelum akhir tahun.
“Tanggal 20 Desember sudah semua, itu komitmen kita,” ujar Nugroho kala itu di hadapan bupati dan awak media.
Namun, komitmen tersebut kini dipertanyakan. Berdasarkan pantauan langsung awak media di lokasi pada Januari 2026, proyek RTH tersebut masih tampak dikerjakan oleh pihak rekanan. Sejumlah pekerja terlihat melakukan pekerjaan plesteran, menandakan bahwa proyek belum sepenuhnya rampung sebagaimana dijanjikan.
Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat, mengingat pernyataan pejabat teknis sebelumnya yang meyakinkan bahwa proyek akan selesai tepat waktu. Bahkan, molornya pengerjaan proyek ini dinilai mencerminkan lemahnya perencanaan serta pengawasan, sekaligus mempertanyakan integritas komitmen pejabat terkait.
Upaya konfirmasi kepada Kabid Cipta Karya Dinas PU Merangin juga menemui kendala. Saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp pribadi, nomor yang bersangkutan diketahui tidak aktif hingga berita ini diterbitkan.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari Dinas PU Merangin terkait alasan keterlambatan penyelesaian proyek RTH tersebut, termasuk apakah terdapat kendala teknis, administrasi, atau faktor lain yang menyebabkan pekerjaan harus dilanjutkan hingga tahun 2026. (Lil)
Viral Chat WhatsApp, Kapolsek Bangko Bantah Klaim Mad Sholeh
Sport Hall Pemkot Jambi Berpotensi Jadi Food Court, Sewa Rp1,6 Miliar
Viral! Mad Sholeh Sebut Bupati Merangin Akui Ada Temuan Kades Saliman
DPRD Kota Jambi Sidak Aset, Lahan 2,1 Hektare Diduga Bermasalah
Ketum SOKSI Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan: Jangan Biarkan Uang Rakyat Terus DiKorupsi
Abrasi Batanghari Mengancam, BPBD Tebo Bergerak Selamatkan Jalan, Makam dan Fasilitas Umum
Diduga Kabur Saat Penangkapan Narkoba, Ayub Ditemukan Tewas di Sungai Tabir