JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan pembangunan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) tetap dilaksanakan pada tahun 2026, meskipun saat ini proses lelang belum dapat dimulai.
Penundaan tahapan lelang tersebut disebabkan oleh belum selesainya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) terbaru. Hal ini terjadi pasca adanya perubahan nomenklatur yang mengharuskan penyesuaian administrasi di lingkungan pemerintah daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tebo, Moch Adrian, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu proses finalisasi DPA sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Untuk saat ini, proses lelang pembangunan gedung BLK memang belum bisa dilaksanakan. Kita masih menunggu DPA terbaru selesai dicetak. Setelah itu, baru dokumen akan kita masukkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk proses lelang perencanaan,” jelas Adrian saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).
Meski demikian, Adrian menegaskan bahwa proyek pembangunan gedung BLK tetap menjadi prioritas dan dipastikan akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Ia menyebutkan bahwa tidak ada pembatalan, melainkan hanya penyesuaian tahapan administratif.
“Yang jelas, pembangunan gedung BLK tetap dilaksanakan tahun ini. Saat ini hanya menunggu proses administrasi selesai,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa anggaran pembangunan gedung BLK tersebut telah dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tebo tahun 2026 dengan nilai sekitar Rp1 miliar.
Pembangunan gedung BLK ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tebo, khususnya dalam memberikan pelatihan keterampilan kerja bagi masyarakat. Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang lebih kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. (Sab)
Karhutla Jambi Tembus 4.335 Hektare, Batanghari Paling Parah
SAH Bangun Gerindra Jambi Sejak 2010, Perolehan Kursi DPRD Jadi Bahan Evaluasi
RSUD Raden Mattaher Dievaluasi Kemenkes, Al Haris Minta Pembenahan Menyeluruh
HUT ke-27 Kabupaten Tebo, Wagub Jambi Tekankan Kolaborasi dan Evaluasi Pembangunan
Pemkot Jambi Perpanjang Siaga Darurat Kekeringan hingga 31 Oktober
Romy Minta Pemerintah Turun Tangan, Kemitraan Koperasi–PT Tebo Indah Dinilai Tak Sehat