SIDAKPOST.ID, MILAN – AC Milan kembali menelan kekalahan setelah dipaksa menyerah 2-3 dari Atalanta dalam lanjutan Serie A di Stadion San Siro, Minggu (10/5) malam waktu setempat.
Hasil ini membuat pasukan Massimiliano Allegri gagal bangkit usai kekalahan sebelumnya dari Sassuolo. Rossoneri tetap tertahan di posisi keempat klasemen dengan 67 poin.
Atalanta tampil agresif sejak awal pertandingan. Tim tamu membuka keunggulan pada menit ketujuh lewat gol Éderson setelah memanfaatkan kerja sama dengan Giacomo Raspadori.
Tekanan Atalanta berlanjut dan membuahkan gol kedua pada menit ke-29. Davide Zappacosta sukses menyelesaikan peluang dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Milan mencoba merespons melalui Rafael Leão dan Santiago Gimenez, namun sejumlah peluang masih mampu diamankan kiper Atalanta, Marco Carnesecchi.
Memasuki babak kedua, situasi semakin sulit bagi tuan rumah. Baru tujuh menit laga berjalan, Raspadori mencetak gol ketiga Atalanta melalui tembakan kaki kiri yang menghujam sudut atas gawang Mike Maignan.
Milan baru mampu bangkit di penghujung pertandingan setelah masuknya Christopher Nkunku memberi perubahan di lini serang. Pemain asal Prancis itu sempat nyaris mencetak gol pada menit ke-75 ketika sepakannya membentur mistar usai ditepis Carnesecchi.
Gol pertama Milan akhirnya tercipta pada menit ke-88 melalui sundulan Strahinja Pavlovi? memanfaatkan tendangan bebas Samuele Ricci.
Pada masa injury time, Nkunku dilanggar di kotak penalti dan sukses mengeksekusi penalti untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Namun upaya Milan menyamakan kedudukan gagal setelah peluang Matteo Gabbia di menit akhir melenceng tipis dari sasaran.
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, mengakui timnya terlambat menemukan ritme permainan.
“Kami baru bereaksi ketika pertandingan hampir selesai. Itu tidak boleh terjadi jika ingin bersaing di level tertinggi,” ujar Allegri usai laga.
Sementara itu, pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, memuji efektivitas timnya saat memanfaatkan peluang.
“Kami bermain dengan keberanian dan kualitas. Tim menunjukkan karakter kuat di stadion yang sulit seperti San Siro,” kata Palladino.
Pada pertandingan berikutnya, Milan akan bertandang ke markas Genoa di Stadion Luigi Ferraris. Rossoneri dipastikan kehilangan beberapa pemain akibat akumulasi kartu, termasuk Pervis Estupiñán, Rafael Leão, dan Alexis Saelemaekers. (Sab)
Barcelona Juara La Liga Usai Bekuk Real Madrid 2-0 di El Clásico
Manchester City Bungkam Brentford 3-0, Pep Guardiola Belum Menyerah Kejar Gelar
Atletico Madrid Tersungkur di Kandang, Simeone Soroti Mandulnya Lini Depan
Ratusan Pelajar SMA/SMK di Bungo Ikuti O2SN Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Arsenal Ukir Sejarah, Lolos ke Final Liga Champions Kedua Kalinya
Pengurus KORMI Bungo Periode 2026–2031 Dikukuhkan, Langsung Gelar Rakerkab V
Barry Ungkap Peran Moyes di Balik Dua Gol ke Gawang Man City