Wako Maulana Launching Kampung Bahagia di Danau Sipin

Senin, 11 Mei 2026 - 12:13:33 WIB - Dibaca: 204 kali

Wali Kota Jambi, dr Maulana Menyerahkan Bentor sekaligus Pantau CCTV di Kelurahan Selamat
Wali Kota Jambi, dr Maulana Menyerahkan Bentor sekaligus Pantau CCTV di Kelurahan Selamat (David)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana, turun langsung bergotong royong bersama warga dalam kegiatan pembangunan infrastruktur lingkungan di Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, Minggu pagi (10/5/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kota Jambi itu sekaligus menandai resmi dimulainya program prioritas Kampung Bahagia tahap pertama tahun 2026.

Kegiatan dipusatkan di RT 10 Kelurahan Selamat dan melibatkan belasan RT lainnya. Suasana kebersamaan tampak terasa ketika Wali Kota bersama warga bahu-membahu melakukan pengerjaan lingkungan, mulai dari penataan kawasan hingga pembangunan fasilitas penunjang masyarakat.

Program Kampung Bahagia sendiri menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Jambi yang difokuskan pada peningkatan kebersihan lingkungan, penguatan keamanan kawasan permukiman, pembangunan infrastruktur dasar, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis RT.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menyerahkan tiga unit bentor kepada Kelompok Kerja (Pokja) RT untuk mendukung pelaksanaan program OPBM atau Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat. Bentor tersebut nantinya digunakan untuk sistem pengangkutan sampah rumah tangga secara langsung dari rumah ke rumah.

Menurut Maulana, pelaksanaan Kampung Bahagia di Kelurahan Selamat sudah berjalan sesuai mekanisme yang diatur dalam Peraturan Wali Kota dan dinilai menjadi salah satu contoh penerapan program yang berjalan menyeluruh.

“Kami melihat betul Perwal Kampung Bahagia berjalan secara utuh di Kelurahan Selamat ini, di antaranya pembangunan infrastruktur, pelaksanaan OPBM, keamanan dan pemberdayaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan armada bentor akan membantu mengatasi persoalan sampah lingkungan yang selama ini masih menjadi perhatian pemerintah. Sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat itu diharapkan mampu mengurangi keberadaan TPS liar maupun tumpukan sampah di pinggir jalan.

“Insya Allah setelah bentornya hadir akan melakukan OPBM diambil dari rumah ke rumah, kemudian dilakukan pemilahan dan nantinya TPS liar maupun TPS di pinggir jalan akan kita tutup,” katanya.

Tak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, program Kampung Bahagia juga diarahkan untuk memperkuat sistem keamanan kawasan permukiman melalui pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis.

Dalam peninjauannya, Maulana melihat proses pemasangan CCTV sudah mulai dilakukan dan nantinya seluruh perangkat akan diintegrasikan ke Jambi City Operation Center (JCOC) untuk mempermudah pemantauan keamanan lingkungan secara terpusat.


“Tadi saya sudah melihat CCTV sudah mulai dipasang, tinggal dikoneksikan menjadi satu kesatuan di Jambi City Operation Center (JCOC),” jelasnya.

Selain itu, program Kampung Bahagia juga menyentuh sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Dikatakjannya, pemerintah Kota Jambi melalui program tersebut memberikan bantuan berupa gerobak usaha dan perlengkapan memasak guna membantu pelaku usaha kecil agar dapat berkembang dan naik kelas.

“UMKM kita perlu naik kelas, oleh karena itu melalui program ini mereka dibantu berupa pembagian gerobak dan alat memasak,” ungkap Maulana.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga meninjau keberadaan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Selamat. Ia menyebut koperasi tersebut telah berjalan aktif dan para pengurusnya bahkan sudah mengikuti pelatihan tingkat nasional.

Menurutnya, pembangunan gerai koperasi di kawasan depan sekolah Al Falah nantinya akan menjadi salah satu pusat penguatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

“Saya juga meninjau Koperasi Merah Putih, pengurusnya sudah dilatih secara nasional dan sekarang sedang dibangun gerainya di depan sekolah Al Falah. Kalau ini jadi maka akselerasi ekonomi melalui koperasi Merah Putih juga akan meningkat,” ujarnya.

Maulana turut mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan program Kampung Bahagia, mulai dari ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, lurah, camat hingga para fasilitator lapangan.

“Terima kasih atas seluruh dukungan RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, lurah, camat, dan fasilitator yang sudah bekerja. Insya Allah program ini sangat bermanfaat dari berbagai aspek, dimana tujuan prioritas dari Kampung Bahagia adalah kebersihan dan keamanan,” tutupnya.

Sementara itu, Camat Danau Sipin, Ferdinand Faizal Harahap, menyebutkan sebanyak 151 RT di Kecamatan Danau Sipin masuk dalam tahap pertama pelaksanaan program Kampung Bahagia tahun 2026.

Ia merinci, pengadaan bentor untuk mendukung OPBM tersebar di sejumlah kelurahan, yakni tujuh unit di Kelurahan Sungai Putri, tiga unit di Kelurahan Legok, tiga unit di Kelurahan Solok Sipin, satu unit di Kelurahan Murni, dan tiga unit di Kelurahan Selamat.

“Untuk pemasangan CCTV saat ini baru satu titik dan nantinya akan dilanjutkan ke kawasan lainnya sambil menunggu proses integrasi ke JCOC,” pungkasnya.

Dalam agenda tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis bantuan alat penunjang usaha bagi pelaku UMKM yang berasal dari kebermanfaatan program Kampung Bahagia sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA