Wakil Ketua DPRD Tebo Buka MTQ ke-VIII Desa Mangun Jayo, Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Al-Qur'an

Minggu, 31 Mei 2026 - 03:19:25 WIB - Dibaca: 74 kali

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tebo, Sahendra, S.E. (Kalek), secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-VIII Tingkat Desa Mangun Jayo di Dusun 03 Rajo Batu, Kecamatan Tebo Tengah, Sabtu malam (30/5/2026).
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tebo, Sahendra, S.E. (Kalek), secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-VIII Tingkat Desa Mangun Jayo di Dusun 03 Rajo Batu, Kecamatan Tebo Tengah, Sabtu malam (30/5/2026). (Syahrial)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tebo, Sahendra, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-VIII Tingkat Desa Mangun Jayo yang digelar di Dusun 03 Rajo Batu, Kecamatan Tebo Tengah, Sabtu malam (30/5/2026).

Kegiatan keagamaan yang diikuti kafilah dari berbagai dusun di Desa Mangun Jayo tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. MTQ menjadi salah satu agenda tahunan yang bertujuan meningkatkan pemahaman, penghayatan, serta kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an.

Dalam sambutannya, Sahendra yang akrab disapa Kalek mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjadikan MTQ sebagai momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Ia menegaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

"MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wadah untuk membangun generasi yang cinta Al-Qur'an, berakhlak mulia, dan memiliki semangat kebersamaan," kata Sahendra.

Politisi tersebut juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan Pemerintah Desa Mangun Jayo yang telah berupaya menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut. Menurutnya, MTQ merupakan salah satu langkah nyata dalam membina generasi muda agar semakin dekat dengan ajaran Islam.

Ia berharap pelaksanaan MTQ ke-VIII Tingkat Desa Mangun Jayo dapat berlangsung lancar hingga penutupan nanti. Selain melahirkan qari dan qariah terbaik, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

"Al-Qur'an harus menjadi pedoman hidup kita. Prestasi dalam MTQ adalah bonus, namun yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

MTQ ke-VIII Desa Mangun Jayo menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan di tingkat desa sekaligus wadah pengembangan bakat generasi muda dalam bidang tilawah Al-Qur'an. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat religius serta mempererat hubungan antarwarga di lingkungan Desa Mangun Jayo. (Syh)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA