Debut Pahit Curaçao di Piala Dunia 2026, Dibantai Jerman 1-7 Meski Sempat Kejutkan Der Panzer

Senin, 15 Juni 2026 - 08:58:44 WIB - Dibaca: 250 kali

Livano Comenencia merayakan gol bersejarah yang dicetaknya ke gawang Jerman pada laga Grup E Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat, Senin dini hari WIB. Gol tersebut menjadi gol pertama Curaçao sepanjang sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia.
Livano Comenencia merayakan gol bersejarah yang dicetaknya ke gawang Jerman pada laga Grup E Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat, Senin dini hari WIB. Gol tersebut menjadi gol pertama Curaçao sepanjang sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia. (FIFA/Getty Images.)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Timnas Curaçao harus menelan pil pahit pada laga perdana mereka di Piala Dunia 2026. Debutan turnamen tersebut takluk telak 1-7 dari Jerman pada pertandingan Grup E yang berlangsung di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat, Senin dini hari WIB.

Meski kalah besar, Curaçao sempat memberikan kejutan kepada salah satu unggulan juara dunia itu. Berdasarkan pantauan Sidakpost.id melalui laman resmi FIFA, Livano Comenencia berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-21 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Jerman.

Gol tersebut sempat membangkitkan harapan Curaçao setelah sebelumnya tertinggal lebih dulu akibat gol Felix Nmecha pada menit keenam. Sorak-sorai pendukung Curaçao pun menggema di stadion saat skor berubah menjadi 1-1.

Namun, pengalaman dan kualitas Jerman akhirnya menjadi pembeda. Der Panzer kembali unggul melalui sundulan Nico Schlotterbeck pada menit ke-38 sebelum Kai Havertz mencetak gol dari titik penalti pada masa injury time babak pertama.

Memasuki babak kedua, Curaçao semakin kesulitan membendung gempuran lawan. Jamal Musiala mencetak gol keempat Jerman hanya dua menit setelah jeda pertandingan.

Jerman kemudian menambah tiga gol lagi melalui Nathaniel Brown, Deniz Undav, dan Kai Havertz yang mencetak gol keduanya pada menit ke-88. Skor 7-1 bertahan hingga laga berakhir.

Kekalahan ini membuat Curaçao terpuruk di dasar klasemen sementara Grup E dengan selisih gol minus enam. Meski demikian, tim berjuluk La Familia Azul masih memiliki peluang untuk bangkit saat menghadapi Ekuador pada 20 Juni mendatang.

Pencetak gol tunggal Curaçao, Livano Comenencia, mengaku bangga bisa mencetak gol pada penampilan perdana negaranya di ajang terbesar sepak bola dunia.

“Saya memimpikan momen ini sejak masih kecil, sejak berusia lima atau enam tahun ketika mulai bermain sepak bola. Sungguh luar biasa karena mimpi itu kini menjadi kenyataan,” ujar Comenencia.

Sementara itu, kapten Curaçao Leandro Bacuna menilai timnya harus belajar dari kesalahan yang dilakukan sepanjang pertandingan.

“Kami bangga bisa bermain melawan negara seperti Jerman dan mencetak satu gol. Namun pada level ini, kesalahan kecil akan dihukum. Kami harus melihat kembali pertandingan ini dan mengambil sisi positifnya,” kata Bacuna. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA