Lukaku Jadi Penyelamat, Belgia Selamat dari Kekalahan Saat Ditahan Mesir 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:21:15 WIB - Dibaca: 284 kali

Romelu Lukaku merayakan gol penyama kedudukan Belgia bersama Thomas Meunier setelah tekanan yang diberikannya menyebabkan Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri pada laga Grup G Piala Dunia 2026 melawan Mesir di Seattle Stadium
Romelu Lukaku merayakan gol penyama kedudukan Belgia bersama Thomas Meunier setelah tekanan yang diberikannya menyebabkan Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri pada laga Grup G Piala Dunia 2026 melawan Mesir di Seattle Stadium (FIFA/Getty Images.)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Tim Nasional Belgia harus bekerja keras untuk menghindari kekalahan pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Mesir di Seattle Stadium, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB.

Berdasarkan pantauan sidakpost.id melalui siaran langsung pertandingan, Belgia sempat mengalami kesulitan menembus pertahanan disiplin yang diperagakan Mesir. Bahkan, tim berjuluk De Rode Duivels itu tertinggal lebih dulu pada babak pertama.

Mesir membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui Emam Ashour. Berawal dari umpan Mohamed Salah, Ashour melepaskan tendangan mendatar yang gagal diantisipasi kiper Belgia, Thibaut Courtois.

Tertinggal satu gol membuat Belgia meningkatkan intensitas serangan. Namun hingga turun minum, berbagai upaya yang dilakukan Kevin De Bruyne dan kawan-kawan belum mampu membuahkan hasil.

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, kemudian melakukan perubahan penting pada babak kedua dengan memasukkan Romelu Lukaku. Keputusan tersebut langsung memberikan dampak besar bagi permainan Belgia.

Baru 20 detik berada di lapangan, Lukaku sukses menciptakan ancaman serius melalui pergerakannya di dalam kotak penalti. Umpan silang Thomas Meunier yang mengarah kepadanya justru berujung gol bunuh diri Mohamed Hany pada menit ke-66 setelah pemain Mesir itu salah mengantisipasi bola.

Gol tersebut menyelamatkan Belgia dari kekalahan pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Meski gagal meraih tiga poin, hasil imbang ini menjaga peluang Belgia untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak 16 besar.

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, mengakui pertandingan pertama di ajang sebesar Piala Dunia selalu berlangsung sulit.

"Pertandingan pembuka dalam kompetisi seperti Piala Dunia selalu sulit, terlebih menghadapi salah satu tim terbaik Afrika seperti Mesir. Yang terpenting, kami tetap bertahan dalam permainan. Kami berhasil menyamakan kedudukan berkat pemain yang masuk dari bangku cadangan, dan itu menunjukkan betapa pentingnya seluruh anggota skuad," ujar Garcia.

Hasil ini membuat Belgia mengoleksi satu poin di Grup G. Pada pertandingan berikutnya, Belgia dijadwalkan menghadapi Iran dengan target meraih kemenangan perdana di turnamen empat tahunan tersebut. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA