Kongo DR Ukir Sejarah, Tahan Imbang Portugal 1-1 di Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:59:09 WIB - Dibaca: 182 kali

Penyerang Kongo DR, Yoane Wissa, merayakan gol bersejarah ke gawang Portugal pada laga Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Texas.
Penyerang Kongo DR, Yoane Wissa, merayakan gol bersejarah ke gawang Portugal pada laga Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Texas. (FIFA/Getty Images.)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Timnas Kongo DR mencatatkan sejarah manis pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 setelah berhasil menahan imbang Portugal dengan skor 1-1 di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) waktu setempat.

Berdasarkan pengamatan Jambiprima.com dalam siaran langsung pertandingan, Kongo DR sempat berada dalam tekanan sejak menit-menit awal dan tertinggal lebih dulu melalui gol cepat Joao Neves pada menit keenam. Namun, tim asal Afrika tersebut mampu bangkit dan mengamankan satu poin berkat gol Yoane Wissa menjelang turun minum.

Menghadapi salah satu tim unggulan Eropa yang diperkuat Cristiano Ronaldo, Kongo DR harus bekerja keras menghadapi dominasi Portugal di awal laga. Gol pembuka Portugal tercipta ketika Joao Neves menyundul umpan silang Pedro Neto yang gagal diantisipasi kiper Lionel Mpasi.

Tertinggal cepat tidak membuat skuad berjuluk Les Leopards kehilangan semangat. Mereka perlahan menemukan ritme permainan dan mulai beberapa kali mengancam pertahanan Portugal.

Penyerang andalan mereka, Yoane Wissa, lebih dulu memberikan peringatan melalui tendangan kaki kiri yang masih melebar tipis dari gawang Diogo Costa.

Kerja keras Kongo DR akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time babak pertama. Berawal dari umpan silang Arthur Masuaku, Wissa berhasil memenangkan duel udara dan menanduk bola ke gawang Portugal pada menit ke-45+5.

Gol tersebut menjadi momen bersejarah karena merupakan gol pertama Kongo DR di putaran final Piala Dunia, tepat 52 tahun setelah penampilan debut mereka pada edisi 1974.

Memasuki babak kedua, Kongo DR tampil semakin percaya diri. Portugal sempat mencetak gol melalui Joao Cancelo lewat tendangan salto spektakuler, namun wasit menganulirnya karena posisi pemain berada dalam keadaan offside.

Kongo DR juga beberapa kali mengancam melalui situasi bola mati dan serangan balik. Bek tengah Steve Kapuadi nyaris membawa timnya berbalik unggul, tetapi sundulannya masih melebar dari sasaran.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo yang mencatat sejarah sebagai pemain lapangan tertua yang menjadi starter di Piala Dunia pada usia 41 tahun 132 hari, gagal menambah koleksi golnya meski mendapatkan sejumlah peluang di babak kedua.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil tersebut menempatkan Kongo DR dan Portugal sama-sama mengoleksi satu poin di klasemen sementara Grup K.

Penyerang Kongo DR, Yoane Wissa, mengaku bangga dengan pencapaian timnya yang mampu memberikan perlawanan sengit kepada Portugal.

"Kami bekerja sangat keras. Ini pertandingan yang sulit melawan tim yang lebih kuat dari kami. Namun kami menunjukkan keberanian dan daya juang. Mencetak gol pertama di Piala Dunia adalah kebanggaan besar bagi kami," ujarnya.

Pelatih Kongo DR, Sebastien Desabre, juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang dinilainya tampil disiplin dan menjalankan strategi dengan baik.

"Para pemain menunjukkan komitmen luar biasa. Kami menjalankan rencana pertandingan sesuai yang diinginkan dan berhasil mencetak gol dari situasi bola mati. Saya sangat bangga karena mereka mewakili Kongo dengan cara yang sangat positif," kata Desabre.

Hasil ini menjadi modal berharga bagi Kongo DR untuk menghadapi pertandingan berikutnya dalam upaya menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2026. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA