Tembok Bernama Eloy Room, Curaçao Raih Poin Bersejarah Usai Tahan Ekuador 0-0

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:55:43 WIB - Dibaca: 141 kali

Kiper Curaçao, Eloy Room, bersiap menghalau peluang pemain Ekuador dalam laga Grup E Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium.
Kiper Curaçao, Eloy Room, bersiap menghalau peluang pemain Ekuador dalam laga Grup E Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium. (FIFA/Getty Images.)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Timnas Curaçao mencatat sejarah di Piala Dunia 2026 setelah berhasil menahan Ekuador dengan skor 0-0 pada laga Grup E yang berlangsung di Kansas City Stadium, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut menjadi poin pertama yang diraih Curaçao sepanjang penampilan mereka di putaran final Piala Dunia. Keberhasilan itu tak lepas dari penampilan luar biasa sang penjaga gawang, Eloy Room, yang berkali-kali menggagalkan peluang emas Ekuador.

Sejak menit-menit awal pertandingan, Curaçao berada dalam tekanan. Ekuador yang mengandalkan kecepatan dan kreativitas Moises Caicedo terus melancarkan serangan ke area pertahanan tim berjuluk Blue Wave tersebut.

Berdasarkan pantauan Jambiprima.com dari siaran langsung pertandingan, peluang berbahaya pertama datang ketika Enner Valencia lolos dari kawalan dan berhadapan langsung dengan Eloy Room. Namun, kiper berusia 37 tahun itu dengan tenang mampu menggagalkan upaya sang kapten Ekuador.

Meski lebih banyak bertahan, Curaçao bukan tanpa peluang. Leandro Bacuna dan Jürgen Locadia beberapa kali memanfaatkan ruang kosong melalui serangan balik cepat. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut belum mampu menghasilkan gol.

Memasuki babak kedua, tekanan Ekuador semakin meningkat. Gelombang serangan terus menghujani pertahanan Curaçao. Valencia kembali mendapatkan peluang emas melalui sundulan keras di dalam kotak penalti, tetapi Room kembali tampil heroik dengan melakukan penyelamatan penting.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Ekuador tercatat melepaskan hampir 30 percobaan ke arah gawang dan tiga kali membentur tiang. Namun, seluruh upaya tersebut gagal menembus pertahanan Curaçao yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Tambahan satu poin membuat Curaçao masih menjaga peluang untuk lolos ke babak gugur. Pada laga terakhir Grup E, mereka akan menghadapi Pantai Gading, sementara Ekuador bertemu Jerman yang telah memastikan diri lolos sebagai juara grup.

Atas penampilan gemilangnya, Eloy Room dinobatkan sebagai Michelob Ultra Superior Player of the Match atau pemain terbaik pertandingan.

Room mengaku bangga dengan perjuangan yang ditunjukkan rekan-rekannya dalam menghadapi tekanan besar dari Ekuador.

"Kami menunjukkan karakter yang luar biasa malam ini. Semua pemain bekerja keras dan berjuang untuk setiap bola. Poin ini sangat berarti bagi kami dan menjaga mimpi kami tetap hidup di turnamen ini," ujar Room. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA