Arab Saudi Dibantai Spanyol 0-4, Green Falcons Wajib Bangkit di Laga Penentuan

Senin, 22 Juni 2026 - 09:01:02 WIB - Dibaca: 190 kali

Pemain Arab Saudi berusaha menahan laju serangan Spanyol pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium.
Pemain Arab Saudi berusaha menahan laju serangan Spanyol pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium. (Tangkapan Layar Siaran FIFA)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Timnas Arab Saudi menelan kekalahan telak 0-4 dari Spanyol pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Senin (22/6/2026) dini hari WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun jambiprima.com melalui siaran langsung pertandingan, Arab Saudi kesulitan mengimbangi permainan cepat dan tekanan tinggi yang diperagakan Spanyol sejak menit-menit awal. Green Falcons lebih banyak berada dalam tekanan dan dipaksa bertahan di wilayah sendiri.

Gawang Arab Saudi pertama kali jebol pada menit ke-10 melalui Lamine Yamal yang memanfaatkan umpan Mikel Oyarzabal. Tekanan bertubi-tubi dari Spanyol kemudian berbuah dua gol tambahan yang dicetak Oyarzabal pada menit ke-21 dan 24.

Tertinggal tiga gol di babak pertama membuat Arab Saudi berusaha tampil lebih tenang setelah jeda. Namun upaya tersebut belum mampu membendung dominasi La Roja yang terus menguasai jalannya pertandingan.

Petaka kembali datang pada menit ke-49 ketika bek Hassan Altambakti mencetak gol bunuh diri saat berusaha menghalau bola hasil peluang Marc Cucurella. Gol tersebut memastikan Spanyol unggul 4-0.

Arab Saudi sebenarnya berupaya memperbaiki permainan pada sisa waktu pertandingan, tetapi gagal menciptakan peluang berbahaya yang mampu mengancam gawang Spanyol. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-0 untuk kemenangan Spanyol tidak berubah.

Kekalahan ini membuat Arab Saudi berada di dasar klasemen sementara Grup H dengan satu poin dari dua pertandingan. Peluang untuk lolos ke babak 32 besar masih terbuka, namun mereka wajib meraih hasil positif pada laga terakhir melawan Tanjung Verde (Cabo Verde).

Dalam rilis resmi FIFA seusai pertandingan, pelatih Arab Saudi Georgios Donis mengakui timnya tidak cukup kuat untuk menghentikan serangan Spanyol, terutama di area pertahanan sendiri.

"Kami tidak cukup kuat untuk menghentikan Spanyol di sekitar area penalti kami. Kami membuat terlalu banyak kesalahan. Ketika pertandingan tidak berjalan baik dan Anda kebobolan tiga gol dalam waktu singkat, rasa percaya diri tentu terganggu," ujar Donis.

Ia juga menyoroti kualitas individu pemain muda Spanyol, Lamine Yamal, yang dinilai menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.

"Semua orang bisa melihat bahwa ketika ada pemain seperti Yamal, dengan kemampuan individu dan duel satu lawan satu yang dimilikinya, dia bisa membuat perbedaan. Dia sering melakukannya bersama Spanyol dan akan semakin efektif seiring meningkatnya kebugarannya," kata Donis. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA