Tebo Dipastikan Dapat 480 Bedah Rumah, Ribuan RTLH Masih Menunggu Bantuan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:29:05 WIB - Dibaca: 85 kali

Ilustrasi program bedah rumah (BSPS) untuk perbaikan RTLH di Kabupaten Tebo.
Ilustrasi program bedah rumah (BSPS) untuk perbaikan RTLH di Kabupaten Tebo. (Ilustrasi/AI)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo membuat program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak lagi dianggarkan pada tahun ini. Meski demikian, upaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah tetap dilakukan melalui usulan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang lebih dikenal dengan program bedah rumah dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tebo melalui Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Sofian Hadi, mengatakan Kabupaten Tebo berpeluang besar mendapatkan bantuan perbaikan rumah melalui Program BSPS dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

"Insyaallah Kabupaten Tebo akan mendapatkan bantuan perbaikan RTLH melalui Program BSPS dari Kementerian PKP," ujar Sofian Hadi saat ditemui di kantornya, Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan Kementerian PKP, Kabupaten Tebo memperoleh kuota sebanyak 480 unit rumah yang akan tersebar di seluruh kecamatan sesuai hasil pendataan dan verifikasi yang telah dilakukan.

Selain usulan ke pemerintah pusat, Pemkab Tebo juga telah mengajukan bantuan serupa kepada Pemerintah Provinsi Jambi. Namun hingga kini, usulan tersebut masih dalam tahap proses dan menunggu keputusan lebih lanjut.

Sofian mengungkapkan, berdasarkan data yang telah diinput dalam sistem, jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Tebo mencapai 6.681 unit. Meski demikian, jumlah tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai hasil pembaruan data di lapangan.

Sementara itu, usulan yang diajukan Pemkab Tebo kepada Kementerian PKP sebanyak 1.750 unit, sedangkan usulan kepada Pemerintah Provinsi Jambi mencapai 1.911 unit.

"Namun setelah dilakukan verifikasi oleh Kementerian PKP, Kabupaten Tebo hanya mendapatkan alokasi sebanyak 480 unit yang nantinya akan dibagi ke setiap kecamatan di Kabupaten Tebo," jelas Sofian.

Dengan masih tingginya jumlah RTLH di Kabupaten Tebo, Pemkab berharap pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jambi dapat kembali menambah kuota bantuan pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati rumah yang layak huni. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA