Iran Gagal Amankan Tiket Otomatis, Ditahan Imbang Mesir 1-1 dan Kini Bergantung Hasil Grup Lain

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:37:40 WIB - Dibaca: 167 kali

Ramin Rezaeian mencetak gol penyama kedudukan untuk Iran ke gawang Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, Sabtu (27/6/2026).
Ramin Rezaeian mencetak gol penyama kedudukan untuk Iran ke gawang Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, Sabtu (27/6/2026). (FIFA)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Tim Nasional Iran belum mampu memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G di Seattle Stadium, Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB.

Dari hasil pengamatan Jambiprima.com melalui siaran langsung pertandingan, Iran sempat tertinggal cepat pada menit kelima setelah Mahmoud Saber memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Alireza Beiranvand untuk membawa Mesir unggul 1-0.

Iran memiliki kesempatan emas menyamakan kedudukan pada menit kesembilan. Wasit menunjuk titik putih setelah Mehdi Taremi dilanggar Mohamed Abdelmonem di kotak penalti. Namun, tendangan penalti Taremi berhasil ditepis kiper Mesir, Mostafa Shobeir.

Meski gagal melalui penalti, Team Melli tidak kehilangan semangat. Lima menit kemudian, Ramin Rezaeian sukses menyamakan kedudukan. Berawal dari penyelamatan Shobeir terhadap tendangan Milad Mohammadi, Rezaeian dengan sigap menyambar bola liar dari sudut sempit untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Sepanjang pertandingan, Iran terus memberikan tekanan kepada lini pertahanan Mesir. Di penghujung laga, Shoja Khalilzadeh sempat membobol gawang Mesir pada masa injury time. Namun setelah ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut dianulir karena offside.

Tak lama berselang, peluang emas kembali hadir melalui Saeid Ezatolahi, tetapi penyelamatan gemilang Mostafa Shobeir menggagalkan upaya Iran mencetak gol kemenangan.

Hasil imbang membuat Iran menutup fase grup dengan tiga poin dari tiga hasil seri. Raihan tersebut belum cukup memastikan langkah mereka ke fase gugur karena kini harus menunggu hasil pertandingan di Grup J, K, dan L untuk mengetahui apakah mampu lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Sementara itu, Mesir memastikan sejarah baru dengan lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sebagai runner-up Grup G dan akan menghadapi Australia di babak 32 besar.

Pemain Iran, Ramin Rezaeian, dinobatkan sebagai Superior Player of the Match setelah tampil impresif dan mencetak gol penyeimbang.

Di kubu Mesir, gelandang Mahmoud Saber mengaku bangga bisa mencetak gol di ajang sepak bola terbesar dunia sekaligus membantu negaranya melangkah ke fase gugur.

"Saya sangat bangga bisa ambil bagian di Piala Dunia, panggung terbesar sepak bola. Kami meraih hasil yang bagus malam ini dan bangga bisa lolos ke babak gugur serta membuat seluruh pendukung Mesir bahagia. Merupakan kehormatan besar bisa mencetak gol di Piala Dunia. Kami akan mempelajari Australia dengan baik dan berusaha siap menghadapi pertandingan berikutnya," kata Mahmoud Saber dalam rilis resmi FIFA.





BERITA BERIKUTNYA