Sucic Bersinar, Kroasia Tumbangkan Ghana dan Amankan Tiket 16 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:16:50 WIB - Dibaca: 137 kali

JAMBIPRIMA.COM – Gelandang muda Kroasia, Petar Sucic, tampil sebagai salah satu sosok paling menentukan saat timnya menaklukkan Ghana dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026 di Philadelphia Stadium, Sabtu (27/6) waktu setempat.

Sucic membuka keunggulan Kroasia pada menit ke-31 melalui tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Sepakan kerasnya dari jarak sekitar 30 meter meluncur melewati hadangan pemain bertahan Ghana sebelum bersarang di sisi kiri gawang.

Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Kroasia yang sejak awal pertandingan tampil menyerang demi mengamankan posisi runner-up Grup L. Meski Ghana sempat menyamakan kedudukan lewat Derrick Luckassen pada menit ke-73, Kroasia akhirnya memastikan kemenangan melalui sundulan Nikola Vlasic pada menit ke-83 memanfaatkan sepak pojok Luka Modric.

Penampilan impresif Sucic mendapat perhatian dalam rilis resmi FIFA. Selain mencetak gol pembuka yang krusial, gelandang berusia 22 tahun itu juga mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda kedua yang mencetak gol untuk Kroasia di ajang Piala Dunia.

FIFA mencatat, Sucic mencetak gol pada usia 22 tahun 245 hari. Catatan tersebut hanya kalah muda dari Josko Gvardiol yang mencetak gol bagi Kroasia di Piala Dunia 2022 saat berusia 20 tahun 328 hari.

Kemenangan 2-1 atas Ghana mengantarkan Kroasia finis di peringkat kedua Grup L dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan. Hasil itu memastikan tim asuhan Zlatko Dalic melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi tim peringkat kedua dari Grup K.

Sementara itu, Ghana tetap lolos ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Meski demikian, penyerang Ghana Brandon Thomas-Asante mengaku timnya kecewa gagal mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen.
JAMBIPRIMA.COM – Gelandang muda Kroasia, Petar Sucic, tampil sebagai salah satu sosok paling menentukan saat timnya menaklukkan Ghana dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026 di Philadelphia Stadium, Sabtu (27/6) waktu setempat. Sucic membuka keunggulan Kroasia pada menit ke-31 melalui tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Sepakan kerasnya dari jarak sekitar 30 meter meluncur melewati hadangan pemain bertahan Ghana sebelum bersarang di sisi kiri gawang. Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Kroasia yang sejak awal pertandingan tampil menyerang demi mengamankan posisi runner-up Grup L. Meski Ghana sempat menyamakan kedudukan lewat Derrick Luckassen pada menit ke-73, Kroasia akhirnya memastikan kemenangan melalui sundulan Nikola Vlasic pada menit ke-83 memanfaatkan sepak pojok Luka Modric. Penampilan impresif Sucic mendapat perhatian dalam rilis resmi FIFA. Selain mencetak gol pembuka yang krusial, gelandang berusia 22 tahun itu juga mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda kedua yang mencetak gol untuk Kroasia di ajang Piala Dunia. FIFA mencatat, Sucic mencetak gol pada usia 22 tahun 245 hari. Catatan tersebut hanya kalah muda dari Josko Gvardiol yang mencetak gol bagi Kroasia di Piala Dunia 2022 saat berusia 20 tahun 328 hari. Kemenangan 2-1 atas Ghana mengantarkan Kroasia finis di peringkat kedua Grup L dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan. Hasil itu memastikan tim asuhan Zlatko Dalic melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi tim peringkat kedua dari Grup K. Sementara itu, Ghana tetap lolos ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Meski demikian, penyerang Ghana Brandon Thomas-Asante mengaku timnya kecewa gagal mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen. "Ada sedikit rasa kecewa di dalam tim. Kami memiliki peluang menjadi juara grup dan itu memang menjadi ambisi kami. Namun kami tetap mengambil sisi positif karena berhasil lolos ke babak berikutnya dan ingin melangkah sejauh mungkin di turnamen ini," ujar Brandon Thomas-Asante, dikutip dari rilis resmi FIFA. (FIFA/Getty Images.)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Gelandang muda Kroasia, Petar Sucic, tampil sebagai salah satu sosok paling menentukan saat timnya menaklukkan Ghana dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026 di Philadelphia Stadium, Sabtu (27/6) waktu setempat.

Sucic membuka keunggulan Kroasia pada menit ke-31 melalui tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Sepakan kerasnya dari jarak sekitar 30 meter meluncur melewati hadangan pemain bertahan Ghana sebelum bersarang di sisi kiri gawang.

Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Kroasia yang sejak awal pertandingan tampil menyerang demi mengamankan posisi runner-up Grup L. Meski Ghana sempat menyamakan kedudukan lewat Derrick Luckassen pada menit ke-73, Kroasia akhirnya memastikan kemenangan melalui sundulan Nikola Vlasic pada menit ke-83 memanfaatkan sepak pojok Luka Modric.

Penampilan impresif Sucic mendapat perhatian dalam rilis resmi FIFA. Selain mencetak gol pembuka yang krusial, gelandang berusia 22 tahun itu juga mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda kedua yang mencetak gol untuk Kroasia di ajang Piala Dunia.

FIFA mencatat, Sucic mencetak gol pada usia 22 tahun 245 hari. Catatan tersebut hanya kalah muda dari Josko Gvardiol yang mencetak gol bagi Kroasia di Piala Dunia 2022 saat berusia 20 tahun 328 hari.

Kemenangan 2-1 atas Ghana mengantarkan Kroasia finis di peringkat kedua Grup L dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan. Hasil itu memastikan tim asuhan Zlatko Dalic melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi tim peringkat kedua dari Grup K.

Sementara itu, Ghana tetap lolos ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Meski demikian, penyerang Ghana Brandon Thomas-Asante mengaku timnya kecewa gagal mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen.

"Ada sedikit rasa kecewa di dalam tim. Kami memiliki peluang menjadi juara grup dan itu memang menjadi ambisi kami. Namun kami tetap mengambil sisi positif karena berhasil lolos ke babak berikutnya dan ingin melangkah sejauh mungkin di turnamen ini," ujarnya, dikutip dari rilis resmi FIFA. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA