Mimpi Pantai Gading Terhenti, Gol Telat Haaland Antar Norwegia ke 16 Besar

Rabu, 01 Juli 2026 - 05:00:41 WIB - Dibaca: 141 kali

Amad Diallo melepaskan tembakan yang berbuah gol penyeimbang Pantai Gading ke gawang Norwegia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu (1/7/2026) WIB.
Amad Diallo melepaskan tembakan yang berbuah gol penyeimbang Pantai Gading ke gawang Norwegia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu (1/7/2026) WIB. (FIFA/Getty Images)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Langkah Timnas Pantai Gading di Piala Dunia 2026 harus terhenti di babak 32 besar setelah kalah dramatis 1-2 dari Norwegia pada pertandingan yang berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Rabu (1/7/2026) WIB.

Dari hasil pengamatan Jambiprima.com melalui siaran langsung pertandingan, Pantai Gading sebenarnya tampil cukup agresif sejak awal laga. Skuad berjuluk The Elephants beberapa kali mengancam pertahanan Norwegia melalui Nicolas Pepe dan Yan Diomande, namun gagal mengubah peluang menjadi gol.

Alih-alih unggul lebih dulu, Pantai Gading justru kebobolan pada menit ke-39. Antonio Nusa mencetak gol pembuka lewat aksi individu yang diakhiri sepakan melengkung ke sudut gawang sehingga membawa Norwegia memimpin 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Emerse Fae melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan daya serang timnya. Pergantian tersebut terbukti efektif setelah Amad Diallo yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-74.

Diallo memperlihatkan aksi impresif dengan melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Orjan Nyland. Gol itu membangkitkan semangat Pantai Gading untuk memburu kemenangan.

Namun ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Pantai Gading kembali kehilangan konsentrasi. Erling Haaland sukses menyambar umpan mendatar Patrick Berg pada menit ke-86 untuk mengembalikan keunggulan Norwegia menjadi 2-1.

Di sisa waktu pertandingan, Pantai Gading terus menekan. Amad Diallo bahkan hampir memaksakan laga berlanjut ke perpanjangan waktu melalui tendangan bebas pada masa injury time, tetapi penyelamatan gemilang Nyland menggagalkan peluang tersebut.

Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Pantai Gading yang untuk pertama kalinya tampil di fase gugur Piala Dunia. Meski harus tersingkir, penampilan para pemain muda dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

Dalam rilis resmi FIFA, pelatih Pantai Gading Emerse Fae mengaku kecewa karena timnya gagal memanfaatkan peluang yang ada, meski para pemain telah berjuang hingga menit terakhir.

"Itulah sepak bola. Ketika mendapatkan peluang, Anda harus mampu mencetak gol. Kami sudah melakukan bagian tersulit dengan menyamakan kedudukan, tetapi sayangnya kembali kebobolan di akhir pertandingan. Para pemain telah memberikan segalanya dan saya yakin mereka mendapatkan banyak pelajaran dari Piala Dunia pertama mereka. Kini kami akan bekerja lebih keras untuk kembali lebih kuat pada tantangan berikutnya," ujar Fae.

Sementara itu, gelandang Pantai Gading Franck Kessie menilai pertandingan berlangsung seimbang, namun timnya kalah dalam memanfaatkan momen-momen penting.

"Kekalahan ini meninggalkan rasa yang sangat pahit. Kami sebenarnya memiliki peluang besar untuk lolos. Ini adalah pertandingan yang seimbang, tetapi Norwegia mampu memanfaatkan peluang mereka dengan lebih baik. Ada beberapa momen di mana kami kehilangan ketenangan, dan detail-detail kecil akhirnya menentukan hasil pertandingan," kata Kessie.





BERITA BERIKUTNYA