JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn. bersama tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat melakukan peninjauan pembangunan turap di kawasan Tanjung Menanti dan Tanjung Gedang, Kabupaten Bungo, Selasa (30/6/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama perwakilan BNPB Pusat, Syavera, S.T., M.T., selaku Kepala Subdirektorat Inventarisasi dan Analisis Kebutuhan pada Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Kegiatan itu juga didampingi jajaran BNPB Provinsi Jambi serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI Provinsi Jambi.
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi pembangunan turap sekaligus mengevaluasi kebutuhan penanganan infrastruktur pengendali abrasi dan longsor di sepanjang kawasan yang dinilai rawan terdampak luapan sungai.
Bupati Dedy Putra mengatakan, pembangunan turap menjadi salah satu upaya strategis dalam melindungi kawasan permukiman masyarakat dari ancaman abrasi maupun longsor, terutama saat debit sungai meningkat.
"Pemerintah Kabupaten Bungo terus berupaya menjalin sinergi dengan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur penanggulangan bencana dapat berjalan optimal. Kehadiran BNPB dan BWS di lapangan menjadi bentuk komitmen bersama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat," ujar Dedy Putra.
Sementara itu, perwakilan BNPB Pusat bersama tim teknis melakukan inventarisasi kondisi lapangan serta menganalisis kebutuhan yang diperlukan sebagai bahan penyusunan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi ke depan.
Melalui peninjauan tersebut, diharapkan penanganan kawasan rawan bencana di Kabupaten Bungo dapat dilakukan secara tepat sasaran, sehingga mampu meminimalkan risiko kerusakan infrastruktur maupun dampak terhadap masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai. (Sab)
Menuju Bungo Religius, Pemkab Launching Gerakan Literasi Al-Qur’an dan Orang Tua Asuh
Babinsa dan Warga Rantau Pandan Bersihkan Parit Jelang Musim Hujan
Gendang Telinga Diduga Pecah! Siswa SMAN Titian Teras Laporkan Senior ke Polisi
Polres Bungo Ungkap Dugaan Pencurian Motor, Pemuda 18 Tahun Diamankan
Tekan Risiko Karhutla, Babinsa Ajak Warga Desa Baru Pelepat Jaga Lingkungan
Capaian IKD Tebo Baru 9,46 Persen, Dukcapil Akui Target 30 Persen Masih Berat