Ditekuk Prancis 0-3, Perjuangan Swedia di Piala Dunia 2026 Terhenti di Babak 32 Besar

Rabu, 01 Juli 2026 - 12:55:15 WIB - Dibaca: 130 kali

Kiper Timnas Swedia, Jacob Widell Zetterstrom, berusaha menghalau serangan para pemain Prancis pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium.
Kiper Timnas Swedia, Jacob Widell Zetterstrom, berusaha menghalau serangan para pemain Prancis pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium. (FIFA)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Langkah Timnas Swedia di Piala Dunia 2026 harus terhenti pada babak 32 besar setelah kalah 0-3 dari Prancis di New York New Jersey Stadium, Rabu (1/7/2026) WIB. Dua gol Kylian Mbappe dan satu gol Bradley Barcola memastikan Prancis melangkah ke babak 16 besar.

Dari hasil pengamatan Jambiprima.com melalui siaran langsung pertandingan, Swedia mendapat tekanan hebat sejak menit-menit awal. Prancis tampil dominan dengan serangan bertubi-tubi, memaksa lini pertahanan Blågult bekerja ekstra keras sepanjang laga. Kiper Jacob Widell Zetterstrom menjadi salah satu pemain paling sibuk dengan menggagalkan sejumlah peluang emas yang diciptakan Les Bleus.

Meski mampu bertahan cukup lama, gawang Swedia akhirnya jebol sesaat sebelum turun minum. Kylian Mbappe memanfaatkan skema sepak pojok pendek sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung Zetterstrom, membawa Prancis unggul 1-0 hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Swedia berupaya keluar dari tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Namun rapatnya pertahanan Prancis membuat peluang yang dimiliki Blågult sangat terbatas. Sebaliknya, Les Bleus kembali menambah keunggulan melalui Bradley Barcola pada menit ke-53 setelah menerima umpan matang dari Michael Olise.

Situasi semakin sulit bagi Swedia ketika Mbappe mencetak gol keduanya pada menit ke-74. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Prancis dan mengakhiri perjalanan Swedia di Piala Dunia 2026.

Meski gagal melaju ke babak 16 besar, Swedia tetap menunjukkan semangat juang hingga peluit panjang dibunyikan. Penampilan Jacob Widell Zetterstrom di bawah mistar juga mendapat sorotan setelah beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang mencegah kekalahan dengan skor lebih besar.

Dalam rilis resmi FIFA, pelatih Timnas Swedia, Jon Dahl Tomasson, mengakui timnya menghadapi lawan yang memiliki kualitas sangat tinggi. Meski kecewa dengan hasil akhir, ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang telah berjuang hingga pertandingan usai.

"Kami menghadapi salah satu tim terbaik di dunia dan mereka menunjukkan kualitasnya. Tentu kami kecewa dengan hasil ini, tetapi saya bangga kepada para pemain yang terus berjuang sampai akhir. Turnamen ini memberikan banyak pelajaran berharga untuk masa depan tim kami," ujarnya. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA