Senegal Gagal Pertahankan Keunggulan, Tersingkir Dramatis dari Belgia di Piala Dunia 2026

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:21:58 WIB - Dibaca: 211 kali

Habib Diarra mencetak gol pembuka Senegal setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang Belgia pada laga babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Seattle Stadium, Amerika Serikat.
Habib Diarra mencetak gol pembuka Senegal setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang Belgia pada laga babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Seattle Stadium, Amerika Serikat. (FIFA/Getty Images.)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Langkah Timnas Senegal di Piala Dunia FIFA 2026 harus terhenti secara dramatis setelah kalah 2-3 dari Belgia pada babak 32 besar di Seattle Stadium, Amerika Serikat, Kamis (2/7/2026) WIB.

Kekalahan tersebut terasa menyakitkan bagi The Lions of Teranga. Sempat unggul dua gol hingga menjelang akhir pertandingan, Senegal justru gagal mempertahankan keunggulan dan harus mengakui kebangkitan Belgia yang mencetak tiga gol, termasuk gol penalti penentu kemenangan pada menit 120+5 babak tambahan.

Sejak awal laga, Senegal tampil agresif dan mendominasi permainan. Serangan yang dibangun melalui Sadio Mane dan Iliman Ndiaye beberapa kali mengancam pertahanan Belgia.

Peluang emas pertama datang melalui Ismaila Sarr. Memanfaatkan bola liar hasil tepisan Thibaut Courtois, tendangan Sarr sempat membentur tiang gawang sebelum bola rebound melenceng dari sasaran.

Usaha Senegal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-25. Berawal dari umpan silang melengkung Sadio Mane, Ismaila Sarr memenangi duel udara sebelum bola pantul disambar Habib Diarra menjadi gol pembuka.

Keunggulan Senegal bertambah pada menit ke-51. Bek Moussa Niakhate melepaskan umpan panjang akurat yang berhasil dikontrol Ismaila Sarr. Penyerang itu kemudian melewati lini pertahanan Belgia sebelum menaklukkan Courtois dan membawa Senegal unggul 2-0.

Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan. Belgia memperkecil ketertinggalan melalui Romelu Lukaku pada menit ke-86 sebelum Youri Tielemans menyamakan skor tiga menit berselang sehingga pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Petaka bagi Senegal datang pada penghujung extra time. Wasit menunjuk titik putih setelah Tielemans dilanggar di kotak penalti usai meninjau tayangan VAR. Tielemans yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan kiper Senegal pada menit 120+5 dan memastikan kemenangan Belgia 3-2.

Hasil tersebut membuat Senegal harus mengakhiri perjuangannya di Piala Dunia 2026, sementara Belgia melangkah ke babak 16 besar untuk menghadapi pemenang laga Amerika Serikat kontra Bosnia dan Herzegovina.

Dalam rilis resmi FIFA, pelatih Senegal Pape Thiaw mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diterima timnya setelah gagal menjaga keunggulan dua gol.

"Kami tersingkir dan itu sangat menyakitkan. Kami harus memberikan apresiasi kepada tim yang sudah memberikan segalanya, tetapi sayangnya kami tidak mampu mempertahankan keunggulan dua gol. Selamat kepada Belgia yang berhasil lolos. Kami harus menerima kenyataan ini, karena memang begitulah sepak bola," ujar Thiaw.

Senada dengan sang pelatih, pencetak gol pertama Senegal Habib Diarra juga tidak mampu menyembunyikan rasa kecewanya. Menurutnya, timnya tampil baik pada babak pertama, tetapi gagal mempertahankan konsistensi hingga pertandingan usai.

"Kami sangat kecewa. Kami menjalani babak pertama dengan baik, tetapi itu tidak cukup. Pertandingan berlangsung selama 90 menit, dan kami benar-benar terpukul. Ini sangat berat. Saya tidak tahu harus berkata apa. Saat berada di lapangan, Anda harus memberikan segalanya, dan kami tidak melakukannya. Kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri," katanya. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA