148 Peserta Perebutkan 10 Kursi Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi Jalur Mandiri I

Kamis, 02 Juli 2026 - 11:36:47 WIB - Dibaca: 54 kali

Peserta Jalur Mandiri I Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi mengikuti ujian berbasis komputer di UTI-PD Lantai 3 Gedung Eks Rektorat UIN STS Jambi, Rabu (1/7/2026).
Peserta Jalur Mandiri I Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi mengikuti ujian berbasis komputer di UTI-PD Lantai 3 Gedung Eks Rektorat UIN STS Jambi, Rabu (1/7/2026). (Rahim)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Persaingan masuk Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi melalui Jalur Mandiri I Tahun 2026 berlangsung sangat ketat. Sebanyak 148 peserta mengikuti ujian seleksi yang digelar di UTI-PD Lantai 3 Gedung Eks Rektorat UIN STS Jambi, Desa Simpang Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (1/7/2026).

Sebelum ujian dimulai, para peserta mendapat pengarahan dan motivasi dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN STS Jambi, Dr. H. Ayub Mursalin, M.A. Dalam sambutannya, ia mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seleksi dengan penuh percaya diri serta menjunjung tinggi kejujuran.

Menurut Ayub, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, hasil seleksi sepenuhnya ditentukan oleh kompetensi dan capaian akademik masing-masing.

"Selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil sampai pada tahap ini. Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi merupakan program studi yang sangat diminati, sehingga kompetisi berlangsung cukup ketat. Karena itu, ikutilah ujian dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh tanggung jawab. Tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki tanpa merasa terbebani oleh persaingan. Kami berharap seleksi ini dapat menjaring calon mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik, integritas, dan semangat pengabdian untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional di masa depan," ujar Ayub Mursalin.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., turut meninjau langsung pelaksanaan ujian. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung tertib, transparan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Rektor juga berdialog dengan panitia guna memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sistem ujian berbasis komputer berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru harus mengedepankan prinsip objektivitas, akuntabilitas, dan keadilan.

"Seleksi ini menjadi pintu awal untuk menjaring calon mahasiswa terbaik. Kami berkomitmen memastikan seluruh proses berlangsung secara transparan, objektif, dan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap peserta. Semoga mahasiswa yang nantinya dinyatakan lulus benar-benar memiliki kapasitas akademik, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat," katanya. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA