Kroasia Tersingkir Dramatis, Gol Penyeimbang di Menit Akhir Dianulir VAR

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:46:53 WIB - Dibaca: 186 kali

Para pemain Kroasia merayakan gol pembuka yang dicetak Ivan Perisic ke gawang Portugal pada laga babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Toronto Stadium, Toronto, Kanada
Para pemain Kroasia merayakan gol pembuka yang dicetak Ivan Perisic ke gawang Portugal pada laga babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Toronto Stadium, Toronto, Kanada (FIFA/Getty Images.)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Perjalanan Timnas Kroasia di Piala Dunia FIFA 2026 harus terhenti secara dramatis setelah takluk 1-2 dari Portugal pada babak 32 besar di Toronto Stadium, Kanada, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.

Kroasia sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Ivan Perisic membawa tim berjuluk Vatreni unggul lebih dulu pada menit ke-53. Namun Portugal bangkit melalui gol penalti Cristiano Ronaldo pada menit ke-68 sebelum Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Tim asuhan Zlatko Dalic juga beberapa kali nyaris memperbesar keunggulan. Igor Matanovic sempat membobol gawang Portugal, namun gol tersebut dianulir karena offside. Petar Sucic juga sempat mencatatkan namanya di papan skor, tetapi kembali dianulir wasit setelah pemeriksaan VAR.

Puncak drama terjadi pada penghujung laga ketika Josko Gvardiol mencetak gol yang sempat membuat Kroasia bersorak. Akan tetapi, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dibatalkan karena Mario Pasalic dinilai lebih dulu berada dalam posisi offside saat proses serangan.

Dalam rilis usai pertandingan, pelatih Kroasia Zlatko Dalic mengaku kecewa karena timnya tampil baik, tetapi keberuntungan tidak berpihak kepada mereka.

"Saya sangat sedih, terutama karena kami memainkan babak kedua dengan sangat baik. Tiga kali VAR dan tiga kali semuanya merugikan kami. Emosi kami sangat besar saat ini, tetapi saya tidak bisa menyalahkan para pemain. Kami sudah berjuang maksimal," ujar Dalic.

Ia menilai Kroasia memiliki cukup banyak peluang untuk mengunci kemenangan sebelum Portugal mampu bangkit.

"Bola seperti tidak mau masuk ke gawang. Kami memiliki banyak situasi bagus dan bahkan bisa saja unggul 2-0. Sangat berat menerima hasil ini. Mungkin kami tidak pantas kalah karena kami bermain seimbang melawan Portugal," katanya. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA