Lomba Bertutur DPAD Bungo 2026 Tuntas, Miftahul Jannah Wakili Bungo ke Tingkat Provinsi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:14:04 WIB - Dibaca: 79 kali

Para pemenang Juara I, II, dan III Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Bungo Tahun 2026 usai menerima trofi, piagam, dan uang pembinaan.
Para pemenang Juara I, II, dan III Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Bungo Tahun 2026 usai menerima trofi, piagam, dan uang pembinaan. (Saudi)

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPAD) Kabupaten Bungo sukses menggelar Lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diikuti 50 peserta dari berbagai sekolah di 17 kecamatan se-Kabupaten Bungo.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, dewan juri menetapkan para pemenang yang dinilai memiliki kemampuan bertutur terbaik dari sisi penguasaan cerita, pendalaman karakter, artikulasi hingga penyampaian pesan.

Kepala Bidang Perpustakaan DPAD Kabupaten Bungo sekaligus Ketua Panitia, Hj. Siti Jamilah, mengatakan pelaksanaan lomba berjalan lancar berkat dukungan seluruh pihak yang terlibat.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga agenda rutin tahunan DPAD Kabupaten Bungo ini dapat berjalan dengan sukses," kata Siti Jamilah saat menutup kegiatan, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, lomba bertutur bukan hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga menjadi investasi karakter bagi generasi muda dalam mendukung program pembangunan daerah menuju Bungo Baru.

Ia menjelaskan terdapat tiga tujuan utama yang ingin ditanamkan kepada peserta melalui lomba tersebut, yakni meningkatkan kemampuan literasi, membangun keberanian dan rasa percaya diri, serta melestarikan budaya lokal melalui cerita rakyat.

"Dengan membawakan cerita rakyat atau sejarah lokal, anak-anak kita sedang menyambung napas peradaban agar nilai-nilai budi pekerti luhur ini tidak hilang ditelan zaman di era AI," ujarnya.

Siti Jamilah berharap peserta yang berhasil menjadi juara pertama mampu membawa nama baik Kabupaten Bungo pada ajang tingkat Provinsi Jambi. Ia menilai dukungan orang tua dan sekolah menjadi faktor penting dalam mempersiapkan peserta menghadapi kompetisi berikutnya.

"Untuk semua peserta saya katakan kalian adalah pemenang semuanya. Yang belum juara jangan kecil hati, apalagi putus asa. Dalam kompetisi pasti ada yang terbaik. Teruslah belajar, suatu saat nanti kalian akan menjadi yang terbaik," ucapnya.

Ia juga berharap Kabupaten Bungo kembali mampu menorehkan prestasi di tingkat provinsi hingga nasional sebagaimana yang pernah diraih pada tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan keputusan dewan juri, Miftahul Jannah dari SDN 036/II Sarana Jaya, Kecamatan Bathin III, berhasil meraih Juara I dengan membawakan legenda rakyat berjudul "Beruk dan Kura-kura". Selain memperoleh trofi, piagam, dan uang pembinaan, Miftahul Jannah juga berhak mewakili Kabupaten Bungo pada Lomba Bertutur tingkat Provinsi Jambi.

Juara II diraih Helfi Azzahra dari SDN 102/II Sungai Kerjan, Kecamatan Bungo Dani, yang membawakan cerita "Hantu Syariek". Sementara Juara III diraih Arsyilla Aurelia dari SDN 003/II Dusun Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, dengan cerita "Legenda Batu Biru".

Sementara itu, kategori Harapan I diraih Ainayya Fathiyyaturihadi dari SDIT Al-Akhyar, Harapan II diraih Chayra Alesha dari MI Baitul Hasanah, dan Harapan III diraih Alwe Dupen Ginting dari SD Xaverius.

Seluruh pemenang memperoleh trofi, piagam penghargaan serta uang pembinaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun Anggaran 2026.

Mewakili dewan juri lainnya, Ikhsan, S.Pd mengatakan kualitas peserta tahun ini meningkat dan membuat proses penilaian berlangsung cukup sulit karena kemampuan para peserta relatif merata.

"Selamat untuk yang juara, dan yang belum juara agar terus membaca dan berlatih, karena yang menjadi juara kali ini mereka hanya lebih maju selangkah dari peserta yang lain," kata Ikhsan.

Ia mengakui banyak peserta tampil di luar ekspektasi dengan penguasaan materi, pendalaman karakter, artikulasi hingga penggunaan properti yang dinilai sangat baik.

"Penampilan peserta cukup mengejutkan kami karena banyak peserta yang dari segi pembawaan, pendalaman karakter tokoh, artikulasi hingga penggunaan properti sudah sangat baik. Namun tentu harus dipilih yang terbaik di antara mereka," pungkasnya. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA