JAMBIPRIMA.COM, BUNGO - Ruas jalan di Desa Suka Jaya, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, menyimpan kisah yang membuat warga sekitar merasa waswas. Meski kondisi jalan terlihat mulus, lurus, dan tidak tampak mengalami kerusakan, lokasi tersebut dikenal masyarakat sebagai kawasan yang kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.
Sejumlah kecelakaan, baik yang menyebabkan korban luka berat hingga meninggal dunia, disebut telah berulang kali terjadi di ruas jalan menuju Tugu Tani Suka Jaya tersebut. Kondisi itu membuat sebagian warga menjulukinya sebagai "jalan maut", sementara penyebab tingginya angka kecelakaan hingga kini belum diketahui secara pasti.
Salah seorang warga Desa Suka Jaya, Ansori (60), mengatakan peristiwa kecelakaan di lokasi tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Menurutnya, kondisi jalan yang sebenarnya baik justru membuat banyak orang bertanya-tanya mengapa kecelakaan terus terjadi.
"Jalan itu memang agak misteri. Padahal jalannya lurus, tidak berlubang, tetapi sering terjadi kecelakaan. Konon, ada cerita dari warga yang mengaku melihat sosok seperti orang melambaikan tangan, lalu tiba-tiba menghilang. Itu hanya cerita yang berkembang di masyarakat," kata Ansori saat dikonfirmasi, Minggu (2/8/2026) malam.
Meski demikian, Ansori mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan cerita-cerita yang beredar tanpa dasar. Ia menegaskan yang terpenting adalah meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi ruas jalan tersebut, terutama pada malam hari.
"Percaya atau tidak soal cerita itu, yang jelas faktanya sudah banyak kecelakaan terjadi di sana. Karena itu, siapa pun yang melintas harus tetap fokus, tidak mengantuk, dan selalu berhati-hati," ujarnya.
Senada dengan itu, warga Mangun Jayo, Arif, mengaku masyarakat memang sudah lama mengenal ruas jalan menuju Tugu Tani Suka Jaya sebagai titik yang rawan kecelakaan.
"Percaya atau tidak, masyarakat memang menganggap kawasan itu angker. Namun yang paling penting adalah kenyataan bahwa sudah banyak korban kecelakaan di sana. Jadi, setiap pengendara harus meningkatkan kewaspadaan saat melintas," katanya saat dikonfirmasi.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang mengenai faktor utama yang menyebabkan tingginya angka kecelakaan di ruas jalan tersebut. Cerita-cerita yang berkembang di tengah masyarakat masih sebatas kesaksian dan kepercayaan warga, sementara masyarakat berharap ada kajian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang berulang di lokasi itu. (Sab)
Camat Tanah Sepenggal Lintas Hadiri Pengukuhan Pengurus LAM Kabupaten Bungo
Bupati Bungo Kukuhkan Pengurus LAM, Dorong Pelestarian Adat dan Budaya Melayu
Alumni Kelas IX A Mulai Terima Ijazah, MTsN 7 Bungo Buka Pembagian Tahap Pertama
Papan Nama Resmi Dipasang, Rehabilitasi Langgar Al-Hikmah TMMD Ke-129 Makin Tuntas
Gerobak Sorong Beraksi, Satgas TMMD Siapkan Pasir untuk Pembangunan MCK RTLH
Kapolsek Muko Muko Bathin VII Ingatkan Siswa SMAN 14 Bungo Jauhi Narkoba dan Geng Motor
Besok Tiga Desa Bergerak, Perusahaan Pengguna Jalan Betung- Pintas Diultimatum!