Bupati Sarolangun Buka Lomba Video Konten Literasi 2026, Dorong Generasi Muda Kembangkan Budaya Baca

Senin, 03 Agustus 2026 - 10:41:57 WIB - Dibaca: 151 kali

Bupati Sarolangun membuka Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Sarolangun, Senin (3/8/2026).
Bupati Sarolangun membuka Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Sarolangun, Senin (3/8/2026). (Rahim)

JAMBIPRIMA.COM, SAROLANGUN – Bupati Sarolangun secara resmi membuka Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Sarolangun, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan budaya baca sekaligus mendorong lahirnya konten-konten kreatif bertema literasi.

Acara pembukaan dihadiri Bupati Sarolangun, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Sarolangun H. Ahmad Nasri, S.H., narasumber, serta puluhan peserta yang mengikuti pembekalan sebelum kompetisi dimulai.

Lomba Video Konten Literasi 2026 mengusung tema "Pengembangan Perpustakaan, Budaya Baca dan Literasi". Kegiatan ini merupakan program yang didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Tahun 2026 untuk meningkatkan minat baca masyarakat melalui media digital.

Bupati Sarolangun dalam sambutannya mengatakan perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana menyebarkan edukasi dan memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.

"Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi bagaimana masyarakat mampu memperoleh, memahami, dan menyebarkan informasi yang bermanfaat. Saya berharap melalui lomba ini lahir karya-karya kreatif yang mampu mengajak masyarakat semakin gemar membaca," ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Sarolangun, H. Ahmad Nasri, S.H., mengatakan lomba tersebut menjadi wadah bagi generasi muda dan masyarakat untuk menghasilkan video kreatif yang mengangkat perpustakaan, budaya baca, serta literasi di Kabupaten Sarolangun.

"Kami berharap peserta tidak hanya membuat video yang menarik, tetapi juga mampu menyampaikan pesan edukatif sehingga dapat meningkatkan minat baca masyarakat dan memperkenalkan layanan perpustakaan kepada publik," kata Ahmad Nasri.

Ia menambahkan, pembekalan yang diberikan kepada peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dalam menyusun konsep, teknik pengambilan gambar, hingga penyampaian pesan yang efektif sehingga video yang dihasilkan memiliki kualitas baik dan memberikan dampak positif bagi perkembangan literasi di Kabupaten Sarolangun.

Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung sepanjang Agustus 2026 dengan melibatkan peserta dari berbagai kalangan. Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap kompetisi ini mampu melahirkan kreator-kreator konten yang aktif mempromosikan budaya baca melalui platform digital. (Rhm)





BERITA BERIKUTNYA