JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Pemerintah Kabupaten Tebo terus memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi perangkat dan pekerja di lingkungan kelembagaan desa. Salah satunya melalui evaluasi kepesertaan Program BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, S.E., M.Si., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tebo dan BPJS Ketenagakerjaan. Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan kepesertaan sekaligus memperkuat cakupan perlindungan bagi pekerja yang terlibat dalam kelembagaan desa.
Saat dikonfirmasi Kamis (6/8/2026), Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi mengatakan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap perangkat desa dan pekerja yang menjalankan tugas melayani masyarakat.
"Evaluasi ini kami lakukan untuk memastikan perangkat desa maupun pekerja yang berada dalam kelembagaan desa memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan adanya perlindungan tersebut, mereka memiliki rasa aman saat menjalankan tugas dan mendapatkan jaminan apabila terjadi risiko kerja," ujar Nazar.
Menurutnya, masih diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BPJS Ketenagakerjaan agar seluruh pekerja yang memenuhi kriteria dapat terdaftar sebagai peserta.
"Kami berharap cakupan kepesertaan terus meningkat sehingga tidak ada lagi perangkat maupun pekerja di kelembagaan desa yang belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," tambahnya.
Evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tebo bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk mengidentifikasi capaian dan kendala pelaksanaan program di tingkat desa. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi bahan dalam memperluas kepesertaan sekaligus meningkatkan perlindungan bagi pekerja di desa.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tebo berharap seluruh perangkat desa dan unsur kelembagaan desa dapat memperoleh manfaat BPJS Ketenagakerjaan, sehingga terlindungi dari berbagai risiko yang mungkin terjadi selama menjalankan tugas. (San)
DPRD Tebo Paripurnakan Hasil Reses, Aspirasi Warga Dibawa ke APBD 2027
Audit Dana Desa Sungai Rambai Belum Tuntas, BPD Soroti Dugaan Penggunaan SiLPA Rp57 Juta
Punya 20 Ekor Sapi, Mas Kento Dapat Pendampingan Babinsa di Muara Tabir
Aduan Gematipikor Soal DD Kandang Ditindaklanjuti, Inspektorat Diminta Beri Jawaban
Tampil Memukau, Siswa MTsN 1 Tebo Raih Juara 1 FASI Kabupaten
Jelang AKGTK Madrasah 2026, MIN 4 Tebo Pastikan Perangkat Guru Siap
Pemkab Merangin Gelar Forum Kemitraan, Bahas Peningkatan Layanan Kesehatan dan Optimalisasi JKN