JAMBIPRIMA.COM, BATANGHARI – Dugaan perambahan hutan kembali mencuat di kawasan konservasi PT Wira Karya Sakti (WKS) Distrik 8, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari. Sekitar 10 hektare hutan alam dilaporkan mengalami kerusakan akibat aktivitas penebangan yang diduga menggunakan alat berat.
Dugaan tersebut terungkap setelah tim gabungan yang terdiri dari Balai Perhutanan Sosial Kampar, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Satuan Pengamanan dan Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut), serta masyarakat Desa Simpang Rantau Gedang melakukan investigasi lapangan pada 31 Juli 2026.
Dalam kegiatan itu, tim menemukan sebuah alat berat merek Komatsu yang sedang beroperasi di dalam kawasan konservasi. Selain itu, sejumlah pohon meranti dilaporkan telah ditebang dari lokasi tersebut.
Suanto, Ketua Koperasi setempat yang ikut dalam investigasi, mengatakan alat berat yang ditemukan diduga merupakan milik rekanan atau subkontraktor PT WKS, yakni PT Duta Agro Lestari (DAL).
"Alat berat yang kami temukan sedang beroperasi itu milik rekanan mitra atau subkontraktor PT WKS, yaitu PT Duta Agro Lestari (DAL). Saat itu alat masih aktif menebang kayu," ujar Suanto.
Menanggapi temuan tersebut, Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) UPTD KPHP Batanghari Unit XI dan XII, Heru, mengatakan pihaknya hingga kini masih melakukan pendalaman sebelum mengambil langkah hukum.
"Ya, saat ini kita masih menunggu petunjuk, belum bisa melakukan apa-apa karena kita masih mendalami proses penebangan liar itu apakah konservasi tersebut masuk ke dalam izin pihak PT WKS sebagai RKT-nya, atau itu memang di luar izin RKT WKS," kata Heru saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Kamis (6/8/2026).
Saat ditanya mengenai pihak yang diduga bertanggung jawab atas aktivitas tersebut, Heru menyebut pihaknya belum dapat menyimpulkan karena masih menunggu arahan lebih lanjut.
"Yang jelas saat ini kita masih menunggu petunjuk karena kita belum bisa bertindak kecuali dari perwakilan wilayah sudah memberi petunjuk. Karena kita saat itu menemukan tanpa sengaja perambahan tersebut di lapangan," ujarnya. (Rhm)
Pengurus APDESI Merah Putih Batanghari Dilantik, Fadhil Tekankan Integritas
13 Pj Kades dan 3 Kades PAW di Batang Hari Resmi Dilantik, Fadhil Arief Beri 5 Instruksi
Pemkab Batanghari dan DEKRAFMI Jajaki Sinergi Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Dukung GAMAS, Bupati Batang Hari Fadhil Arief Antar Langsung Anaknya di Hari Pertama Sekolah
Bupati Fadhil Arief Pimpin Apel Hari Koperasi ke-79, Tekankan Semangat Koperasi Berdaya
Pererat Sinergi, Polres Batanghari Gelar Jalan Santai dan Senam Bersama Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Modus Sales Palsu Beraksi di Tebo, Pemilik Toko Rugi Jutaan Rupiah