Tim Evaluator UNESCO Tinjau Goa Tiangko, Geopark Merangin Optimistis Lolos

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:34:37 WIB - Dibaca: 103 kali

Tim evaluator UNESCO Global Geopark saat melakukan revalidasi di kawasan Goa Tiangko, Desa Tiangko, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin, Jambi, Selasa (11/8/2026). Foto: Saudi
Tim evaluator UNESCO Global Geopark saat melakukan revalidasi di kawasan Goa Tiangko, Desa Tiangko, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin, Jambi, Selasa (11/8/2026). Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Tim evaluator UNESCO Global Geopark melakukan revalidasi ke situs bersejarah Goa Tiangko, Desa Tiangko, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin, Jambi. Peninjauan ini merupakan bagian dari proses evaluasi Geopark Merangin Jambi untuk masuk dalam jejaring UNESCO Global Geopark.

Revalidasi dilakukan pada Selasa (11/8). Dua evaluator yang hadir yakni Prof. Dr. Yongmun Jeon dari Jeju Island UNESCO Global Geopark, Korea Selatan, dan Mr. Nicolas Klee dari Monts D'Ardèche UNESCO Global Geopark, Prancis.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan didampingi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Yanto Manurung, Kepala BKSDA Wilayah I Jambi Ikawa, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi yang diwakili Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Novita Erlinda.

Turut mendampingi General Manager Geopark Merangin Agus Zainudin, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merangin Suherman, serta jajaran Polres Merangin dan Dinas Perhubungan Merangin.

Selama menyusuri kawasan Goa Tiangko, kedua evaluator tampak antusias melihat keanekaragaman geologi dan keunikan lanskap kawasan tersebut. Selain formasi gua, kawasan Tiangko memiliki tebing batu karst yang berpadu dengan hamparan ladang dan saluran irigasi sawah masyarakat.

Meski mengapresiasi potensi yang dimiliki, tim evaluator juga memberikan sejumlah masukan terkait tata kelola dan pengembangan kapasitas edukasi di geosite tersebut.

Yongmun Jeon menilai geosite tidak hanya berfungsi sebagai lokasi penelitian geologi, tetapi juga harus menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat.

"Geopark tidak hanya penting untuk geologi dan penelitian, tetapi juga penting untuk para pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Sebaiknya ada papan informasi yang menceritakan bagaimana sejarah goa, proses terciptanya stalaktit dan stalakmit, serta informasi penting lainnya," ujar Yongmun Jeon di lokasi.

Sejumlah pertanyaan teknis dan masukan dari evaluator kemudian dijelaskan oleh pihak Balai Pelestarian Kebudayaan Jambi.

Goa Tiangko sendiri menjadi salah satu geosite penting dalam jejaring Taman Bumi Nasional Geopark Merangin Jambi. Kawasan ini memiliki nilai geologi sekaligus sejarah dan menjadi salah satu lokasi yang dinilai dalam proses revalidasi.

General Manager Geopark Merangin Agus Zainudin mengatakan pihaknya mendukung proses penetapan Geopark Merangin dalam jejaring UNESCO Global Geopark.

Agus juga mengaku optimistis Geopark Merangin dapat lolos dalam proses evaluasi tersebut. Menurutnya, berbagai potensi yang dimiliki kawasan Geopark Merangin menjadi modal penting dalam upaya mendapatkan pengakuan UNESCO.

"Kami optimistis Geopark Merangin lolos," katanya. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA