JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jambi mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mencegah radikalisme dan intoleransi. Hal itu disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) Penanggulangan dan Pencegahan Radikalisme serta Intoleransi Tahun Anggaran 2026 di Aula Gedung Siginjai Polda Jambi, Kamis (13/8/2026).
Sekretaris FKPT Provinsi Jambi, Fiet Haryadi, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan yang digelar Biro Jianstra SSDM Polri tersebut. Dalam paparannya, Fiet menyampaikan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun ketahanan terhadap paham radikal dan intoleran.
Saat dikonfirmasi pada Sabtu (15/8/2026), Fiet mengatakan pencegahan radikalisme dan intoleransi membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.
“Pencegahan radikalisme dan intoleransi ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi terkait, dan masyarakat,” kata Fiet saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026).
Dia menyebut penguatan wawasan kebangsaan, toleransi dan literasi digital menjadi bagian penting dalam membangun daya tangkal masyarakat.
“Masyarakat perlu terus diberikan penguatan wawasan kebangsaan, toleransi dan literasi digital. Ini penting agar masyarakat memiliki kemampuan untuk menangkal paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan dan kerukunan,” ujarnya. (Rhm)
Kabut Asap Selimuti Jambi, Al Haris Sebut Arah Angin Jadi Kendala Pemadaman
Riset UIN Jambi Ungkap Cara Muslim Sasak dan Hindu Bali Merawat Harmoni di Lombok
PT TPIL Tunda Pembayaran Hasil Petani Plasma, Helon Sebut Ada Utang Eksploitasi
Kadisperindag Kota Jambi Nela Ervina Ditahan Kejari, Tersangka Korupsi Proyek Pajak Rp1,8 Miliar
Sempat Ditutup Polisi pada 2025, Pengepul Emas Man dan Madi Diduga Kembali Beroperasi
Lampaui Target Pemerintah, Pengadaan Beras BULOG Tembus 4,1 Juta Ton
Paskibra Tanah Sepenggal Lintas Tetap Semangat Berlatih, Camat Beri Arahan Saat Istirahat