Bersih dan Tertata, Kelurahan Cadika Dinobatkan Jadi yang Terbaik

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:46:32 WIB - Dibaca: 47 kali

Bupati Bungo bersama jajaran dan perwakilan Kelurahan Cadika menunjukkan piagam penghargaan sambil mengepalkan tangan usai meraih predikat sebagai kelurahan terbersih. Foto: Saudi
Bupati Bungo bersama jajaran dan perwakilan Kelurahan Cadika menunjukkan piagam penghargaan sambil mengepalkan tangan usai meraih predikat sebagai kelurahan terbersih. Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO - Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, mendapat apresiasi atas keberhasilannya menjaga kebersihan lingkungan. Wilayah tersebut dinilai mampu menunjukkan pengelolaan kebersihan yang baik di tengah upaya Pemkab Bungo mendorong program Bungo Bersih.

Bupati Bungo H Dedy Putra mengatakan kebersihan lingkungan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Menurutnya, diperlukan keterlibatan pemerintah kecamatan, kelurahan, RT/RW hingga masyarakat.

"Kebersihan ini harus menjadi tanggung jawab bersama. Kalau sudah bersih, harus dipertahankan," kata Dedy.

Dia meminta capaian Kelurahan Cadika menjadi pemicu bagi kelurahan lain untuk meningkatkan kebersihan wilayah masing-masing. Persaingan antarwilayah, kata dia, harus diarahkan menjadi kompetisi positif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Salah satu upaya yang terus didorong Pemkab Bungo ialah pengelolaan sampah melalui Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM).

Melalui sistem tersebut, sampah rumah tangga dikumpulkan petugas dari lingkungan warga. Sampah kemudian dibawa ke titik transit sebelum diangkut menggunakan armada menuju tempat pembuangan akhir (TPA).

Dedy menilai sistem tersebut perlu dijalankan secara konsisten. Lurah bersama perangkat RT dan RW diminta memastikan pengangkutan sampah dari rumah warga berjalan secara rutin sehingga tidak terjadi penumpukan maupun pembuangan sampah sembarangan.

"Jadi sampah diambil dari lingkungan, dikumpulkan, kemudian diangkut dengan truk sampah untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir," ujarnya.

Menurut Dedy, keberhasilan menjaga kebersihan juga sangat bergantung pada kepedulian pemimpin wilayah. Lurah diharapkan tidak hanya memberikan instruksi, tetapi ikut melihat langsung kondisi lingkungan dan berkoordinasi dengan masyarakat.

Program pengelolaan sampah berbasis OPBM sebelumnya juga telah diterapkan di Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani. Pemkab Bungo meluncurkan program tersebut pada Januari 2026 sebagai bagian dari penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Sementara itu, upaya menjaga kebersihan di Kelurahan Cadika juga dilakukan melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat. Pada Juni 2026, DLH Kabupaten Bungo menggelar kegiatan kebersihan di wilayah tersebut sekaligus mendorong optimalisasi OPBM.

Dedy menegaskan predikat sebagai kelurahan bersih bukanlah hasil kerja satu pihak. Camat, lurah, perangkat kelurahan, RT/RW, petugas kebersihan dan masyarakat memiliki peran masing-masing.

"Terima kasih kepada para lurah yang sudah bekerja dan peduli terhadap kebersihan. Saya berharap kelurahan lainnya juga bisa bersih dan terus berlomba menjadi yang terbaik," tuturnya. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA