Ratusan Mahasiswa Baru UI Tebo Ikuti PBAK, Rektor Tekankan Karakter dan AI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:49:53 WIB - Dibaca: 68 kali

Rektor UI Tebo Dr Nurhuda saat membuka PBAK 2026 di Aula Rektorat UI Tebo. Foto: Subahan
Rektor UI Tebo Dr Nurhuda saat membuka PBAK 2026 di Aula Rektorat UI Tebo. Foto: Subahan ()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO — Ratusan mahasiswa baru Universitas Islam Tebo (UI Tebo) resmi memulai kehidupan kampus melalui kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rektorat UI Tebo, Sabtu (15/8/2026), itu mengusung tema “Penguatan Karakter Kebangsaan dan Nilai-Nilai Keislaman, Adaptif terhadap Teknologi dalam Mewujudkan Generasi Unggul dan Berintegritas”.

PBAK digelar selama tiga hari, 15-17 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus, budaya akademik, sistem pembelajaran hingga organisasi kemahasiswaan.

PBAK 2026 dibuka langsung Rektor UI Tebo, Dr Nurhuda, S.Pd, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan perguruan tinggi bukan sekadar tempat untuk mendapatkan ijazah, melainkan ruang membentuk kompetensi, karakter dan tanggung jawab sosial.

“Saudara hadir di kampus ini bukan semata-mata untuk mendapatkan ijazah. Saudara hadir untuk membangun kompetensi, membentuk karakter, memperluas wawasan, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menjadi insan yang bermanfaat bagi masyarakat, negara dan agama,” ujar Nurhuda.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjadikan karakter kebangsaan dan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi dalam mengikuti perkembangan zaman.

Menurutnya, ilmu dan kompetensi harus berjalan beriringan dengan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, akhlak dan integritas.

Didorong Adaptif dengan AI

Perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), turut menjadi perhatian dalam PBAK tersebut.

Nurhuda mendorong mahasiswa UI Tebo tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk pembelajaran, penelitian, kreativitas, inovasi hingga pengabdian kepada masyarakat.

“Kuasailah teknologi, tetapi jangan sampai teknologi menguasai kehidupan saudara. Gunakan teknologi untuk belajar, melakukan penelitian, menciptakan inovasi, mengembangkan kreativitas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak mahasiswa aktif membaca, berdiskusi, menulis, melakukan penelitian, mengikuti organisasi dan mengembangkan potensi selama menjalani kehidupan kampus.

“Universitas tidak hanya ingin melahirkan lulusan yang mampu menjawab soal ujian. Universitas ingin melahirkan manusia yang mampu menjawab persoalan kehidupan,” pungkasnya. (San)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA