JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Bungo tidak menghentikan langkah MTs Negeri 7 Bungo dalam mempersiapkan peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 bidang sains.
Di tengah penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran daring akibat kondisi kualitas udara, pembinaan peserta OMI justru terus diintensifkan. Sejumlah siswa yang telah lolos seleksi internal madrasah bersama guru pembimbing tetap mendapatkan pendampingan untuk menghadapi kompetisi tingkat Kabupaten Bungo.
Pembinaan tersebut berlangsung di MTsN 7 Bungo, Senin (31/8/2026). Pola pembinaan dirancang tidak sekadar mengejar kemampuan menyelesaikan soal, tetapi juga membentuk cara berpikir kritis, logis dan sistematis yang menjadi modal penting dalam menghadapi kompetisi sains.
OMI yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia menjadi salah satu ruang bagi peserta didik madrasah maupun sekolah umum untuk mengembangkan potensi dan talenta di bidang sains.
Kompetisi tersebut mencakup jenjang MI/SD, MTs/SMP, serta MA/SMA sederajat. Kehadirannya juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki kompetensi unggul dalam menyongsong Talenta Sains 2045.
Bagi MTsN 7 Bungo, persiapan menuju OMI tidak cukup dilakukan dengan memperbanyak hafalan materi. Peserta justru diarahkan memahami konsep, menganalisis persoalan dan menemukan solusi secara sistematis.
Dalam pembinaan, guru pembimbing bersama peserta membedah berbagai materi, kisi-kisi dan pola soal yang berpotensi muncul dalam kompetisi. Latihan diberikan secara bertahap untuk mengukur kemampuan sekaligus menemukan bagian materi yang masih perlu diperkuat.
Pendekatan tersebut membuat proses pembinaan menjadi ruang evaluasi sekaligus pemetaan kemampuan masing-masing peserta.
Siswa tidak hanya dituntut mengetahui jawaban, tetapi juga memahami bagaimana sebuah persoalan dapat dianalisis hingga menghasilkan penyelesaian yang tepat.
Hal menarik dalam pembinaan OMI di MTsN 7 Bungo adalah upaya mengintegrasikan pembelajaran sains dengan nilai-nilai Islam.
Penguasaan ilmu pengetahuan tidak ditempatkan semata-mata sebagai kemampuan akademik. Peserta juga diarahkan melihat keterkaitan antara perkembangan sains dan teknologi dengan nilai-nilai yang menjadi karakter pendidikan madrasah.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat melahirkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter dan pola pikir yang kuat.
Di sisi lain, pembinaan juga menyentuh aspek mental. Guru pembimbing memberikan motivasi agar siswa mampu tampil percaya diri, disiplin dan sportif ketika berkompetisi.
Sebab, dalam kompetisi sains, kemampuan menghadapi tekanan dan soal dengan tingkat kesulitan tinggi menjadi bagian penting yang tidak kalah dari penguasaan materi.
Peserta juga terus didorong untuk tidak mudah menyerah ketika menemukan soal yang membutuhkan proses berpikir lebih panjang.
Penerapan PJJ di MTsN 7 Bungo menjadi tantangan tersendiri. Proses pembelajaran reguler dilakukan secara daring sebagai dampak kondisi kabut asap yang melanda Kabupaten Bungo dan sekitarnya.
Namun, kondisi tersebut tidak membuat persiapan menghadapi OMI terhenti.
Pembinaan dilakukan dengan memadukan pendampingan langsung di madrasah dan komunikasi melalui platform virtual. Dengan pola tersebut, peserta tetap memperoleh materi, latihan dan evaluasi meskipun pembelajaran reguler belum sepenuhnya berlangsung secara tatap muka.
Dalam pelaksanaannya, aspek kesehatan dan keselamatan tetap menjadi perhatian. Aktivitas di luar ruangan diminimalkan dan peserta didik diimbau menggunakan masker ketika harus berada di luar ruangan selama kondisi kualitas udara belum membaik.
Dengan demikian, persiapan kompetisi tetap berjalan tanpa mengabaikan kondisi kesehatan siswa dan guru.
Kepala MTsN 7 Bungo, Firdaus AR menegaskan bahwa peserta yang mengikuti pembinaan merupakan siswa yang telah melalui proses seleksi di tingkat satuan pendidikan.
Karena itu, setelah dinyatakan terpilih, mereka dipersiapkan secara lebih serius agar mampu menjadi bagian dari kontingen MTsN 7 Bungo pada OMI tingkat Kabupaten Bungo.
Pembinaan berkelanjutan menjadi bagian penting untuk memastikan siswa tidak hanya menguasai materi, tetapi juga memiliki kemampuan analitis, ketelitian dan kecepatan dalam menyelesaikan persoalan.
“Para peserta yang mengikuti pembinaan merupakan siswa yang telah melalui proses seleksi di tingkat satuan pendidikan. Setelah terpilih, mereka dipersiapkan secara lebih intensif untuk menjadi bagian dari kontingen MTsN 7 Bungo pada OMI tingkat Kabupaten Bungo Tahun 2026 mendatang,” ujar Firdaus AR.
Ia berharap tim pembina terus memberikan pendampingan secara maksimal sehingga potensi yang dimiliki setiap peserta dapat berkembang secara optimal.
"Capaian dalam OMI bukan hanya persoalan mendapatkan prestasi. Lebih jauh, ajang tersebut menjadi kesempatan untuk menguji sejauh mana proses pembinaan sains mampu melahirkan peserta didik yang berpikir kritis, memiliki daya analisis dan berani bersaing," katanya.
Dikatakan, pembinaan yang dilakukan secara langsung di madrasah juga diperkuat dengan pertemuan virtual. Strategi ini memungkinkan guru pembimbing tetap memantau perkembangan peserta sekaligus menjaga ritme latihan.
Materi yang belum dikuasai dapat kembali diberikan, sementara hasil latihan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan materi yang membutuhkan penguatan berikutnya.
"Dengan pola pembinaan yang berkelanjutan tersebut, MTsN 7 Bungo berupaya memastikan kondisi pembelajaran yang masih terdampak kabut asap tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan," tutupnya. (Sab)
Bupati Dedy Putra Buka Putra Kenalu Cup I Talang Pantai, Dorong Generasi Muda Junjung Sportivitas
Babinsa Tanah Tumbuh Perkuat Komsos di Warung Kopi, Jaga Kedekatan dengan Warga Tebo Jaya
Komsos di Tengah Warga, Babinsa Rantau Pandan Perkuat Kebersamaan dan Jaga Kamtibmas
Pastikan Tepat Sasaran, Babinsa Turun Dampingi Penyaluran Bantuan Beras untuk Warga Bathin III
Langgar Aturan Berujung PTDH, Kapolres Bungo: Pangkat dan Jabatan Bukan Tameng
MTsN 4 Bungo Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Mancing Mania di Rasullan Dusun Daya Murni
Rektor UIN STS Jambi Turun Langsung Pantau KUJERTA 2026 di Tiga Desa Muaro Jambi