JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Sektor tanaman pangan di Provinsi Jambi mencatat aktivitas panen padi sepanjang 2025 dengan total luas panen mencapai 80,37 ribu hektare. Dari luasan tersebut, produksi yang dihasilkan mencapai 367,79 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG).
Capaian tersebut berdasarkan hasil Pendataan Statistik Tanaman Pangan yang terintegrasi dengan metode Kerangka Sampel Area (KSA). Data ini menggambarkan perkembangan luas panen sekaligus produksi padi di Provinsi Jambi selama satu tahun.
Aktivitas panen berlangsung hampir sepanjang tahun, mulai Januari hingga Desember 2025. Namun, luas panen dan produksi mengalami perubahan dari bulan ke bulan, mengikuti dinamika musim panen di sejumlah wilayah.
September menjadi periode dengan capaian tertinggi. Pada bulan tersebut, luas panen padi mencapai 12,73 ribu hektare, sedangkan produksinya tercatat 54,88 ribu ton GKG.
Capaian pada September tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya selama 2025, baik dari sisi luas panen maupun jumlah produksi.
Selain September, aktivitas panen yang cukup besar juga tercatat pada Juni. Luas panen pada bulan tersebut mencapai 9,15 ribu hektare, dengan produksi sebesar 44,51 ribu ton GKG.
Sementara pada Agustus, luas panen berada di angka 7,40 ribu hektare. Dari luasan tersebut, produksi padi mencapai sekitar 34,12 ribu ton GKG.
Memasuki penghujung tahun, aktivitas panen mulai menunjukkan penurunan. Pada November, luas panen tercatat 3,85 ribu hektare dengan produksi 28,35 ribu ton GKG.
Kemudian pada Desember, luas panen kembali turun menjadi 3,40 ribu hektare. Produksi pada bulan terakhir 2025 tercatat sebesar 25,34 ribu ton GKG.
Ketua BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha, saat dikonfirmasi sidakpost.id, Jumat (4/9/2026), mengatakan data luas panen dan produksi tersebut menjadi salah satu gambaran perkembangan sektor tanaman pangan di Provinsi Jambi.
Menurutnya, angka tersebut tidak hanya menunjukkan capaian produksi padi selama 2025, tetapi juga dapat menjadi gambaran mengenai kondisi dan potensi sektor pertanian daerah.
“Data luas panen dan produksi padi ini memberikan gambaran mengenai perkembangan produksi pangan di Provinsi Jambi selama 2025. Angka tersebut juga menjadi bagian penting dalam melihat kondisi dan potensi sektor pertanian Jambi,” ujar Aidil Adha. (Rhm)
SAH: Gerindra Jambi Jangan Cuma di Belakang, Kawal Pemerintahan Prabowo
Edi Purwanto Minta Pemerintah Fokus Tangani Insiden KM Virgo
Siswa MTsN 2 Kota Jambi Raih Juara I Mini Soccer Tingkat Provinsi Jambi
Aduan Gematipikor Soal DD Kandang Ditindaklanjuti, Inspektorat Diminta Beri Jawaban
Pimpin Konsolidasi Gerindra Jambi, SAH Tekankan Soliditas dan Kerja Nyata Kader
Pelaku Usaha Kuliner Tanjabtim Didorong Tingkatkan Higienitas dan Legalitas Bisnis