JAMBIPRIMA.COM, TEBO — Realisasi atau serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, hingga 10 September 2026 baru mencapai 48,51 persen.
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tebo, Hendry Nora, mengatakan, realisasi pendapatan daerah hingga 10 September 2026 telah mencapai Rp656.055.340.272,85 atau 69,85 persen.
Sementara itu, khusus Pendapatan Asli Daerah (PAD), realisasinya telah mencapai Rp106.030.410.481,85 atau 86,74 persen.
"Untuk belanja pemerintah Kabupaten Tebo sampai dengan tanggal 10 September 2026 baru mencapai Rp543.384.945.049,06 atau 48,51 persen," ujar Hendry Nora, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, masih rendahnya serapan belanja APBD Tebo tahun 2026 disebabkan sejumlah kegiatan yang bersumber dari dana spesifik masih dalam proses pemenuhan persyaratan penyaluran.
Selain itu, pemerintah daerah juga masih menunggu jadwal penyaluran tahap berikutnya dari pemerintah pusat ke daerah.
Sementara untuk Dana Desa (DD) tahun 2026, penyalurannya ke desa telah mencapai Rp38.372.875.600 atau 98,46 persen dari total pagu Rp38.973.168.000.
Saat ini, pemerintah desa masih melakukan proses input pada aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) agar seluruh dana yang telah disalurkan dapat direalisasikan.
"Kemudian untuk Alokasi Dana Desa (ADD), saat ini sedang dilakukan proses untuk tahap II sambil menunggu APBD Perubahan Kabupaten Tebo Tahun 2026 selesai seluruh tahapannya," kata Hendry. (DVD)
Gudang Sinar Damai di Rimbo Bujang Ludes Terbakar, Kerugian Belum Diketahui
9 Tumenggung SAD Se-Merangin Sepakat Jaga Kamtibmas, Kapolres Tegaskan Komitmen Bersama
Komisi Informasi Lakukan Visitasi Monev Keterbukaan Informasi PUblik 2026 ke Ombudsman Jambi
Komisi Informasi Jambi Tegaskan Dana BLUD RSUD STS Tebo Harus Transparan!
Kasus Lahan Marzuki Memanas! Polres Tebo Turun Olah TKP, Proyek Pipa Migas PT Olindo Disorot
Heboh! Kaban DPKAD Merangin Diperiksa Kejati Jambi Terkait Dugaan Korupsi Rp19,5 Miliar