Kasi Trantib Maro Sebo Ilir Imbau Warga Tak Bakar Hutan dan Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 12:37:11 WIB - Dibaca: 73 kali

Kasi Trantib Kecamatan Maro Sebo Ilir, Ubaidillah, SE, mengimbau masyarakat tidak membakar hutan dan lahan serta bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan selama musim kemarau. Foto: Subahan
Kasi Trantib Kecamatan Maro Sebo Ilir, Ubaidillah, SE, mengimbau masyarakat tidak membakar hutan dan lahan serta bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan selama musim kemarau. Foto: Subahan ()

JAMBIPRIMA.COM, BATANGHARI – Masyarakat Kecamatan Maro Sebo Ilir dan sekitarnya diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi musim kemarau.

Imbauan tersebut disampaikan Kasi Trantib Kecamatan Maro Sebo Ilir kabupaten Batanghari, Ubaidillah, SE, kepada JambiPrima.com, Selasa (15/9/2026).

Ubaidillah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Jangan membakar hutan dan lahan,” tegas Ubaidillah.

Menurutnya, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Pembakaran hutan dan lahan tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Karena itu, masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Selain mencegah karhutla, Ubaidillah juga mengingatkan warga agar menjaga kesehatan apabila kualitas udara mulai terganggu akibat kabut asap.

Masyarakat dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, serta memperbanyak minum air putih.

“Mari bersama-sama menjaga kesehatan dan peduli terhadap lingkungan,” ajaknya.

Ia juga mengingatkan warga agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk, maupun iritasi pada mata.

Ubaidillah berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat dapat membantu mencegah terjadinya karhutla di wilayah Maro Sebo Ilir dan sekitarnya.

“Jangan membakar hutan dan lahan. Jaga kesehatan dan lingkungan kita bersama,” pungkasnya. (san)





BERITA BERIKUTNYA