Gabah Petani Desa Kemantan Terserap Bulog, Babinsa Dampingi Proses Panen hingga Penimbangan

Sabtu, 19 September 2026 - 13:20:38 WIB - Dibaca: 70 kali

Koptu Dedi Antoni Sitorus mendampingi petani dalam proses panen dan penyerapan gabah di Desa Kemantan, Tebo Ilir. Foto: Subahan
Koptu Dedi Antoni Sitorus mendampingi petani dalam proses panen dan penyerapan gabah di Desa Kemantan, Tebo Ilir. Foto: Subahan ()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani terus dilakukan di Desa Kemantan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo. Salah satunya melalui pendampingan penyerapan gabah kering panen (GKP) yang dilakukan Babinsa Koramil 416-03/Sungai Bengkal, Koptu Dedi Antoni Sitorus, Sabtu (19/9/2026).

Pendampingan tersebut berlangsung di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Rimbo Pulai. Dari hasil panen, petani berhasil memperoleh gabah sebanyak 1.377 ton.

Gabah hasil panen kemudian diserap oleh Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram. Penyerapan ini memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga hasil pertanian.

Sebagian kecil hasil panen juga dimanfaatkan petani untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga.

Salah seorang petani padi, Anton, mengatakan bahwa penyerapan gabah oleh Bulog memberikan rasa tenang bagi petani karena hasil panen dapat langsung dipasarkan.

“Kami sebagai petani tentu bersyukur hasil panen bisa terserap. Dengan adanya pendampingan dan harga yang jelas, kami lebih tenang saat menjual gabah hasil panen,” ujarnya.

Sementara itu, Koptu Dedi Antoni Sitorus mengatakan bahwa pendampingan dilakukan untuk membantu memastikan proses panen hingga penjualan gabah berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

“Kami mendampingi petani mulai dari proses panen, penimbangan sampai gabah diserahkan kepada Bulog. Harapannya, seluruh proses berjalan lancar dan petani mendapatkan kepastian dalam menjual hasil panennya,” kata Dedi.

Menurutnya, pendampingan di tingkat desa juga menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat hubungan antara Babinsa dan masyarakat.

“Kami akan terus berupaya mendampingi para petani, karena sektor pertanian sangat penting bagi ketahanan pangan. Dengan adanya kerja sama yang baik antara petani, pemerintah dan pihak terkait, diharapkan hasil pertanian di Desa Kemantan semakin baik,” tambahnya. (san)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA