JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Anggota Komisi V DPR RI dari Dapil Jambi, Edi Purwanto, meminta pemerintah tidak kehilangan fokus dalam menangani insiden KM Virgo. Ia menekankan tiga hal utama, yakni pencarian korban, pemenuhan hak korban, dan investigasi keselamatan pelayaran.
Edi meminta pencarian korban terus dimaksimalkan dengan koordinasi antarlembaga.
"Yang pertama, mohon maaf, harus diikhtiarkan betul bagaimana pencarian korban tetap dilaksanakan secara maksimum, apa pun kejadiannya," kata Edi.
Ia juga meminta pendataan korban dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Menurutnya, pendataan tak hanya mencakup identitas korban, tetapi juga kendaraan, telepon seluler, serta barang milik korban lainnya.
"Tentu kita melakukan identifikasi secara menyeluruh sehingga ini dilakukan secara transparan dan hak korban betul-betul terpenuhi," ujarnya.
Edi turut menyoroti pentingnya satu data dan informasi agar penanganan korban serta pelayanan kepada keluarga tidak tumpang tindih.
Selain itu, ia meminta KNKT mengoptimalkan investigasi dan memastikan rekomendasinya ditindaklanjuti. Edi menyebut ada 120 rekomendasi terkait pelayaran yang pernah disampaikan KNKT kepada Komisi V DPR RI, namun 84 persen disebut belum ditindaklanjuti.
"Sementara dalam Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2013 Pasal 47 bahwa rekomendasi KNKT itu wajib untuk dilaksanakan," katanya.
Edi berharap Kementerian Perhubungan mendampingi penanganan insiden KM Virgo dari hulu hingga hilir. Namun, ia menegaskan pencarian korban harus menjadi fokus utama saat ini.
"Fokus kita hari ini adalah pencarian korban dioptimalkan di situ dulu, koordinasi dioptimalkan," tegasnya. (rhm)
Kabut Asap Kota Jambi Makin Mengkhawatirkan, 10.151 Warga Tercatat ISPA
Kejuaraan Bola Voli U-19 Antar Klub Sumatera 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 42 Klub
HUT ke-81 TNI, Danrem 042/Gapu: Kekuatan TNI Tak Terpisahkan dari Rakyat
SAH Minta Anggota DPRD Gerindra se-Jambi Kawal Program Pro Rakyat
194 CJH Tebo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, 49 Orang Mengundurkan Diri
Kejari Merangin Pulihkan Rp1,2 Miliar Iuran BPJS, Terbesar se-Sumbagsel