JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Harga beras premium di sejumlah wilayah Provinsi Jambi mulai melampaui harga acuan yang ditetapkan pemerintah. Kenaikan terpantau terjadi di Kabupaten Merangin dan Tanjung Jabung Timur.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan harga sejumlah komoditas pangan, harga beras premium di dua daerah tersebut sudah berada di atas harga acuan pemerintah.
Di Kabupaten Merangin, harga beras premium tercatat sekitar Rp16 ribu per kilogram. Sementara di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, harganya mencapai sekitar Rp15.467 per kilogram.
"Di Kabupaten Merangin, harga beras premium tercatat sekitar Rp16 ribu per kilogram. Sementara di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencapai sekitar Rp15.467 per kilogram," kata Johansyah, Senin (21/9/2026).
Adapun harga acuan pemerintah untuk beras premium berada di angka Rp15.400 per kilogram. Dengan demikian, harga di Merangin terpaut sekitar Rp600 per kilogram dari harga acuan, sedangkan Tanjung Jabung Timur sekitar Rp67 per kilogram lebih tinggi.
Meski terdapat kenaikan harga di dua daerah, Johansyah memastikan kondisi pasokan pangan di Provinsi Jambi secara umum masih aman.
Pemerintah, kata dia, terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga sekaligus menyiapkan langkah intervensi apabila terjadi gejolak pada komoditas pangan.
Untuk komoditas beras, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah yakni melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Bulog.
Selain itu, pemerintah juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan beras masyarakat tetap tersedia di tengah adanya kenaikan harga di beberapa daerah. (rhm)
Razia Gabungan di Lapas Perempuan Jambi, 16 Kamar Diperiksa dan Tes Urine 15 Orang
Mahasiswa UIN STS Jambi Magang di PetroChina, Didorong Pahami Budaya Kerja
Harga Lebih Tinggi, TBS Sawit Jambi Diduga Mengalir ke Pabrik Provinsi Tetangga
SAH Minta HKTI Jambi Gencarkan Kampanye Stop Bakar Hutan dan Lahan
Air Bersih Tembus 1,5 Juta Liter, Tirta Mayang Kurangi Debit Distribusi 10 Persen
Balai POM Jambi Sambangi Ombudsman, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Punya 20 Ekor Sapi, Mas Kento Dapat Pendampingan Babinsa di Muara Tabir