Harga Beras Premium di Merangin Tembus Rp16 Ribu/Kg, di Atas Acuan Pemerintah

Selasa, 22 September 2026 - 13:24:56 WIB - Dibaca: 349 kali

Tampak penjual beras di kota jambi. Foto: Rahim
Tampak penjual beras di kota jambi. Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Harga beras premium di sejumlah wilayah Provinsi Jambi mulai melampaui harga acuan yang ditetapkan pemerintah. Kenaikan terpantau terjadi di Kabupaten Merangin dan Tanjung Jabung Timur.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan harga sejumlah komoditas pangan, harga beras premium di dua daerah tersebut sudah berada di atas harga acuan pemerintah.

Di Kabupaten Merangin, harga beras premium tercatat sekitar Rp16 ribu per kilogram. Sementara di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, harganya mencapai sekitar Rp15.467 per kilogram.

"Di Kabupaten Merangin, harga beras premium tercatat sekitar Rp16 ribu per kilogram. Sementara di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencapai sekitar Rp15.467 per kilogram," kata Johansyah, Senin (21/9/2026).

Adapun harga acuan pemerintah untuk beras premium berada di angka Rp15.400 per kilogram. Dengan demikian, harga di Merangin terpaut sekitar Rp600 per kilogram dari harga acuan, sedangkan Tanjung Jabung Timur sekitar Rp67 per kilogram lebih tinggi.

Meski terdapat kenaikan harga di dua daerah, Johansyah memastikan kondisi pasokan pangan di Provinsi Jambi secara umum masih aman.

Pemerintah, kata dia, terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga sekaligus menyiapkan langkah intervensi apabila terjadi gejolak pada komoditas pangan.

Untuk komoditas beras, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah yakni melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Bulog.

Selain itu, pemerintah juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan beras masyarakat tetap tersedia di tengah adanya kenaikan harga di beberapa daerah. (rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA