UMKM Merangin Didorong Melek Digital, Konten Jadi Kunci Perluas Pasar

Kamis, 24 September 2026 - 14:13:11 WIB - Dibaca: 69 kali

Foto bersama peserta dan jajaran Pemkab Merangin usai pembukaan Bimtek Optimalisasi Konten Media Sosial bagi Pelaku UMKM di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Kamis (24/9/2026). Foto: Saudi
Foto bersama peserta dan jajaran Pemkab Merangin usai pembukaan Bimtek Optimalisasi Konten Media Sosial bagi Pelaku UMKM di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Kamis (24/9/2026). Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Merangin, Jambi, didorong semakin aktif memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan usaha. Kemampuan membuat konten dinilai menjadi salah satu bekal penting agar produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Dorongan tersebut disampaikan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Konten Media Sosial bagi Pelaku UMKM yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan dibuka Asisten III Setda Merangin, Henizor, yang mewakili Bupati Merangin M. Syukur. Kepala Dinas Kominfo Merangin Ahmad Khoiruddin AS turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dari sisi pelaku usaha, penggunaan media sosial bukan lagi sekadar pilihan untuk memperkenalkan produk. Platform digital dapat menjadi ruang bagi UMKM untuk menampilkan produk, membangun identitas usaha, sekaligus berkomunikasi langsung dengan calon konsumen.

Dalam sambutan tertulis Bupati Merangin yang dibacakan Henizor, disebutkan bahwa perkembangan teknologi membuat pelaku UMKM perlu menyesuaikan cara memasarkan produknya.

"Pelaku UMKM dituntut mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi yang efektif. Konten yang kreatif, menarik, dan informatif dapat meningkatkan daya tarik produk sekaligus memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat nasional bahkan internasional," ujar Henizor.

Kemampuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan promosi. Pelaku UMKM juga tetap dituntut menjaga mutu produk, melakukan inovasi dan membangun identitas merek agar usaha mampu bertahan di tengah persaingan pasar digital.

Sementara itu, Ahmad Khoiruddin mengatakan bimtek tersebut dirancang untuk memberikan keterampilan yang dapat langsung diterapkan pelaku UMKM dalam mengelola media sosial.

Peserta mendapatkan materi mengenai pembuatan foto produk, video promosi serta desain visual. Narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Etri Edison.

"Melalui bimtek ini, para peserta diajarkan teknik pembuatan foto produk yang menarik, video promosi kreatif, hingga desain visual yang profesional. Pelaku UMKM diharapkan mampu menjadikan media sosial sebagai etalase digital usaha mereka secara bijak dan efektif," jelas Ahmad Khoiruddin. (sab)





BERITA BERIKUTNYA